Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Gejala Covid-19 Varian Stratus yang Kini Jadi Dominan di Indonesia, Hati-Hati Jangan Sampai Kamu Mengalaminya!

Adelia Kharisma Putri • Selasa, 29 Juli 2025 | 22:34 WIB
Ilustrasi Covid-19. (pexels/CDC)
Ilustrasi Covid-19. (pexels/CDC)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah melaporkan adanya varian Covid-19 yang saat ini tengah mendominasi kasus penularan di Indonesia yakni varian XFG atau biasa disebut Stratus.

Stratus ini merupakan varian turunan dari Omicron yang masih tergolong kedalam kategori dengan gejala rendah atau minim. Meskipun demikian masyarakat tetap diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati.

Kemenkes menyebutkan varian stratus telah menyumbangkan kasus postif di Indonesia sebesar 75 persen pada Mei 2025, dan meningkat menjadi 100 persen pada Juni 2025.

Bukan hanya varian stratus saja, varian XEN juga sebelumnya mendominasi dengan jumlah kasus sebesar 25 persen di Indonesia.

 

 

Gejala Covid-19 varian Stratus
Meskipun disebut sebagai varian dengan risiko gejala yang cukup rendah, stratus ini memiliki gejala yang cukup unik dan bisa menjadi pembeda dengan varian turunan dari Omicron lainnya.

Perlu diketahui varian stratus sendiri merupakan kombinasi dari subvarian LF.7 dan LP.8.1.2 yang masih termasuk ke dalam keluarga varian Omicron.

Salah satu ciri khas dari gejala stratus adalah munculnya suara serak atau parau pada awal infeksi.

Gejala umum lainnya yang muncul saat terinfeksi varian ini diantaranya:

  1. Demam dan menggigil
  2. Sakit kepala
  3. Sesak napas
  4. Mual dan muntah
  5. Nyeri otot dan badan
  6. Hilangnya indera penciuman dan perasa
  7. Suara serak
  8. Sakit tenggorokan
  9. Lelah berlebihan
  10. Diare

 

 

Penyebaran varian stratus ini bukan hanya nasional di Indonesia saja, namun telah tersebar di 130 negara khususnya di wilayah eropa dan asia.

"XFG menjadi variant nomor satu dalam hal Spread di mana per 13 Juni sudah terdeteksi di 130 negara (paling banyak dari Eropa dan Asia) per Juni 2025," dikutip dari siaran resmi Kemenkes (29/7/2025).

Sementara penyebaran di Indonesia di dominasi di wilayah Pulau Jawa dan sebagian di Sumatera.

“Kasus positif kumulatif tahun 2025 terbanyak dilaporkan di DKI Jakarta, Jawa Timur, Banten, Jawa Barat, Sumatera Selatan, dan DI Yogyakarta," lanjutnya.

 

 

Kemenkes Imbau Tetap Jaga Protokol Kesehatan

Meskipun terbilang memiliki risiko gejala yang rendah, varian stratus justru memiliki tingkat penularan yang cukup cepat dibandingkan dengan varian yang lain.

Untuk itu Kemenkes mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga protokol kesehatan dengan selalu mencuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun, menggunakan hand sanitizer, dan memakai masker jika bepergian keluar rumah dan berkerumunan dengan banyak orang.

Jika mengalami gejala seperti batuk, pilek, sesak napas, suara serak, dan demam segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk meminimalisir kontaminasi infeksi akibat dari riwayat kontak langsung dengan penderita.

 

Editor : Imron Arlado
#Stratus #kemenkes ri #Protokol Kesehatan #kasus covid 19 2025 #omicron #suara serak #gejala covid 19 #covid 19 di indonesia #Covid 19 varian stratus #Varian XFG