MOJO Carnival 2025 telah berakhir. Festival UMKM Jatim yang digelar sejak 17-20 Juli 2025 sangat menyedot warga Mojokerto Raya dan sekitarnya.
Gebyar pameran yang menyuguhkan aneka produk-produk lokal dan aneka kuliner, berbagai wahana dan hiburan mulai dari lomba mewarnai Dimas Rara, lomba tumpeng, tari, talkshow, senam sehat, cek kesehatan gratis, night run, parade UMKM, penampilan band lokal Sas n Sisteen Band hingga menyuguhkan artis papan atas yakni Ndarboy Genk.
’’Alhamdulilah, event berjalan lancar dan sukses terlaksana,’’ kata Sugiastuti, pemimpin Bank Jatim Cabang Mojokerto.
Sugiastuti mengatakan, Festival UMKM Jatim ini resmi dibuka Wakil Bupati Muhammad Rizal Octavian, Subeki, Senior Vice President Kredit Retail Bank Jatim, dan Ayni Zuhro selaku Ketua DPRD Kabupaten Mojokerto di lapangan parkir timur Sunrise Mall Mojokerto serta sembilan pemimpin Bank Jatim, Kamis (17/7).
Mojokerto. Selain itu, didalam gebyar UMKM ini juga me-launching Sayap Jatim yang dihadiri Walikota Mojokerto, Hj Ika Puspitasari, Komandan Korem 082/Citra Panca Yudha Jaya (CPYJ) Mojokerto, Kolonel Inf Batara Alex Bulo, jajaran Forkopimda dan Jajaran Kepolisian.
’’Ini merupakan event ke-3 dan Bank Jatim Cabang Mojokerto ditunjuk sebagai salah satu tuan rumah untuk festival UMKM Jawa Timur 2025 ini,’’ tandasnya. Sugiastuti menjelaskan, pada festival ini ada 90 stan binaan Bank Jatim dari beberapa daerah.
Mulai Bank Jatim Cabang Mojokerto, Bank Jatim Cabang Jombang, Bank Jatim Cabang Nganjuk, Bank Jatim Cabang Tuban, Bank Jatim Cabang Lamongan, Bank Jatim Cabang Gresik, Bank Jatim Cabang Bawean, Cabang Syariah Gresik dan Cabang Syariah Madiun.’’Selama 4 hari berlangsung berhasil menyedot 26.239 pengunjung dan total penggunaan QRIS 6.549 transaksi,’’ tegasnya.
Tutik-sapaan akrab Sugiastuti menambahkan, inti dari even ini yakni menghubungkan dengan UMKM binaan Bank Jatim. Pihaknya ingin UMKM lebih maju, produktif, sehingga omzet dan promosi penjualannya lebih meningkat lagi.
Karena produk-produk tersebut bisa diketahui oleh cabang-cabang yang lain. ’’Kami ingin mendongkrak UMKM lebih baik lagi. Harapannya Bank Jatim bisa meningkatkan dari segi kredit dari segi pendapatan juga serta pembukaan rekening,’’ ungkapnya.
Subeki, Senior Vice President Kredit Retail Bank Jatim dalam sambutannya mengatakan roadshow pameran UMKM ini adalah sinergisitas Bank Jatim untuk membentuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui kegiatan UMKM.
Serta, terus-menerus akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah dalam meningkatkan ekonomi masyarakat daerah masing-masing. Bank Jatim akan selalu mendukung dengan program pemerintah daerah.
’’Dengan kegiatan ini nanti lebih terjalin hubungan baik antara Bank Jatim dengan pemda dan juga seluruh masyarakat Jawa Timur pada umumnya dan khususnya pada warga Kabupaten Mojokerto,’’ terangnya.
Wakil Bupati Mojokerto, Muhammad Rizal Octavian memberikan apresiasi kepada Bank Jatim yang telah menginisiasi kegiatan ini dengan mengajak para pelaku usaha mikro untuk berpartisipasi mengisi stan yang disediakan sehingga menjadi kesempatan untuk menawarkan aneka produk-produk UMKM kepada masyarakat yang lebih luas.
Pihaknya berharap kegiatan ini berdampak signifikan pada semangat beli bela produk lokal. ’’Semoga kegiatan ini bisa menjadi agenda rutin dan semoga bermanfaat untuk para pelaku UMKM.
Serta, mampu memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM sebagai tulang punggung perekonomian dan berperan penting dalam penyerapan tenaga kerja dalam mengentaskan kemiskinan,’’ ujarnya.
Pada waktu yang berbeda, Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi antara pelaku UMKM dengan Bank Jatim selama ini dan terus konsisten sebagai mitra strategis dalam membangun ekonomi kerakyatan.
’’Dalam rangka gebyar UMKM Bank Jatim Tahun 2025 sekaligus launching Sayap Jatim ini yang akan menjadi sebuah momen penting untuk semangat kewirausahaan Kota Mojokerto dan sekitarnya.
Serta akan menjadi sebuah inisiatif strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif, profesional dan berkelanjutan,’’ pungkasnya. (dik/fen)
Editor : Imron Arlado