Kepala SMKN 2 Mojokerto Achmad Mukhlason mengatakan, selama MPLS, siswa baru dikenalkan dengan lingkungan sekolah. Mulai dari sarana prasarana lingkungan sekolah, karakter, kurikulum, ekstra kurikuler hingga 7 kebiasaan anak hebat Indonesia.
’’Khusus untuk tahun ini, saat pembukaan siswa baru juga kami sampaikan wawasan wiyata mandala, karena SMKN 2 Mojokerto merupakan sekolah adiwiyata,’’ ungkapnya.
Pada MPLS Ramah 2025 ini, sekolah juga menekankan materi soal anti korupsi, anti kekerasan, anti bullying dan anti judi online di lingkungan sekolah. Para siswa diajarkan untuk tidak curang terhadap waktu sebagai edukasi anti korupsi sejak dini.
’’Selain anti perundungan dan narkoba, tahun ini siswa juga ditekankan untuk menguatkan gerakan anti judi online. Tentunya agar mereka tak terjerat judi online (judol) maupun pinjaman online (pinjol),’’ urainya.
Pada hari pertama MPLS, siswa baru SMKN 2 Mojokerto dibuka dengan simbolis penyematan tanda peserta MPLS.
Kemudian, dilanjutkan dengan penandatanganan MoU dengan mitra DUDI Hotel Lynn, yang dihadiri Pengawas Cabdindik Jawa Timur Wilayah Kabupaten-Kota Mojokerto.
Adapun, kegiatan pengenalan sekolah ini akan berlangsung selama lima hari. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah