Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Suka Halu Jadi Artis atau Mendadak Sultan? Bisa Jadi Kamu Memiliki Kepribadian Ini

Imron Arlado • Senin, 14 Juli 2025 | 01:25 WIB
Suka Halu Jadi Artis atau Sultan? Bisa Jadi Kamu Tipe Imajinatif!
Suka Halu Jadi Artis atau Sultan? Bisa Jadi Kamu Tipe Imajinatif!

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Pernahkah kalian tiba-tiba membayangkan hidup jadi artis terkenal, punya private jet, tinggal di mansion megah di luar negeri, atau menikah dengan idola favorit? Fenomena sukan berkhayal ini dialami banyak orang, mulai dari remaja hingga dewasa.

Di era media sosial dan drama-drama yang tengah viral, ''halu'' menjadi kebiasaan yang makin normal. Banyak orang menganggap kegiatan tersebut justru menyenangkan.

Tapi, apakah halu berlebihan hanya untuk membual semata? Atau justru itu tanda bahwa kalian memiliki sisi kepribadian yang menarik? Simak penjelasannya.

 

Definisi Orang dengan Tipe Imajinatif

Orang dengan tipe kepribadian imajinatif memiliki dunianya sendiri di dalam pikirannya. Mereka adalah orang yang kaya akan ide, penuh fantasi, dan suka membayangkan berbagai kemungkinan.

Mereka juga punya sifat kreatif, intuitif, dan peka terhadap emosi. Hal ini berkaitan dengan kecenderungan untuk ''mind-wandering'' atau ''daydreaming''.

 

 

Mind-wandering adalah pikiran yang menyimpang dari tugas utama atau lingkungan sekitar. Sedangkan daydreaming adalah jenis mind-wandering yang lebih spesifik, yaitu melamun atau berkhayal dengan konten yang lebih positif dan imajinatif.

''Sebagian besar orang menghabiskan 20-50% waktunya untuk berfantasi tentang masa depan, masalah pribadi, atau keinginan tersembunyi,'' jelas Dr. Eric Klinger, seorang Profesor Emeritus Psikologi di University of Minnesota.

Menurutnya, aktivitas berkhayal atau melamun sebenarnya adalah aktivitas mental yang alami dan sehat.

Berkhayal bisa menjadi kegiatan untuk melepas tekanan dan tuntutan dari kehidupan. Hal ini dilakukan agar otak bisa meredakan stress dan menciptakan ruang imajinasi yang menyenangkan.

Terkadang, khayalan soal menjadi artis, CEO, atau sultan adalah representasi dari harapan terdalam. Hal ini menjadi sebuah visualisasi awal dari ambisi yang sedang tumbuh.

Banyak dari kaum seniman, penulis, dan inovator besar yang memulai ide mereka dari imajinasi sederhana. Bagi mereka, khayalan adalah bahan bakar utama kreativitas.

Kegiatan berfantasi ini adalah hal yang sangat manusiawi, selama hal tersebut tidak membuat kalian lepas dari kehidupan nyata sepenuhnya atau mengganggu aktivitas sehari-hari.

Namun, jika khayalan mulai mengganggu produktivitas, membuat kalian susah fokus, atau menyebabkan rasa tidak puas terus-menerus dengan kehidupan, itu bisa menjadi sinyal agar kalian lebih memerhatikan keseimbangan mental.

Berkhayal bisa menjadi kegiatan positif jika kita mengubahnya sebagai suatu kekuatan untuk menghadapi hidup. Tulislah khayalanmu dalam bentuk cerita atau jurnal.

 

 

Gunakan ide dari imajinasimu sebagai sebuah inspirasi yang nantinya bisa digunakan ketika membuat konten, desain, bahkan rencana masa depan. Ingatlah bahwa mimpi besar bisa dimulai dari imajinasi kecil jika disertai dengan aksi nyata.

Jika kalian adalah tipe orang yang suka halu menjadi orang sukses, terkenal, atau kaya raya, itu bukan berarti kalian adalah orang yang sedang lari dari kenyataan.

Bisa jadi kalian adalah tipe imajinatif yang memiliki potensi besar di bidang kreatif, storytelling, atau bahkan perencanaan masa depan. Jadi, teruslah bermimpi dan realisasikan mimpi tersebut dengan sebuah tindakan! FADYA

 

Editor : Imron Arlado
#halu #berkhayal #Bermimpi #daydreaming #Imajinatif