Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Soekarno Kecil Disunat dr. Soemarjoedo di Mojokerto? 

Fendy Hermansyah • Jumat, 11 Juli 2025 | 21:52 WIB

Dokter Soemarjoedo dan Dokter Sam Joedo
Dokter Soemarjoedo dan Dokter Sam Joedo
 

KORAN Suluh Rakjat edisi 31 Desember 1949, menurunkan artikel yang berjudul “Bung Karno di Masa Ketjilnja” yang ditulis oleh Indrokoesoemo.

Dalam artikel itu, dikisahkan masa kecil Presiden Pertama Republik Indonesia Ir. Soekarno. Bung Karno lahir pada 6 Juni 1902 dan disunat oleh dokter bernama dr Soemarjoedo. 

Bung Karno penganut agama Islam. Sunat (khitan) menjadi sebagian ajaran agama Islam. Nabi yang pertama kali menerima perintah sunat adalah Nabi Ibrahim, pendahulu Nabi Muhammad. Khitan merupakan lambang ketaatan dan kebersihan. 

Koran "Suluh Rakyat" edisi Sabtu, 31 Desember 1949.
Koran "Suluh Rakyat" edisi Sabtu, 31 Desember 1949.

Kapan dan di mana Bung Karno kecil disunat? 

Di halaman "Chronology" di bagian belakang buku Solichin Salam "Bung Karno Putera Fadjar" (1966) dinyatakan, Bung Karno disunat pada tahun 1915. Solichin Salam adalah penulis riwayat Ir. Soekarno setelah Cindy Adams. 

Lantas di mana Bung Karno kecil disunat? 

“Memang belum ada data pasti di mana tempat dinas Dokter Soemarjoedo ketika menyunat Soekarno pada 1915,” kata Binhad Nurrohmat, inisiator Titik Nol Soekarno di Ploso Jombang.

Satu dokumen pemerintah Hindia-Belanda di buku Regerings-Almanak voor Nederlandsch-Indie (1917) mencatat dr Soemarjoedo mulai 5 Juni 1916 berdinas di daerah Mojokerto, setahun setelah Soekarno disunat. 

Regerings-almanak voor Nedherland-Indie, 1917
Regerings-almanak voor Nedherland-Indie, 1917

Namun di mana pun tempat dinas dr Soemarjoedo pada 1915, pada tahun yang sama Soekarno berada di Mojokerto. Belum diketahui di mana tempat dinas Soemarjoedo secara persis setahun sebelum Soemarjoedo berdinas di Mojokerto.

Namun, dari kedekatan lini waktu bisa diduga kuat Soekarno disunat dokter Soemarjoedo di Mojokerto. Semua buku riwayat hidup Soekarno tak mencatat di mana Bapak Bangsa Indonesia itu disunat. 

Lalu, siapa dr Soemarjoedo? 

“Soemarjoedo ini seorang dokter Jawa kelahiran tahun 1875. Adiknya bernama Sam Joedo, juga dokter yang terkenal di Bandung, hasil penelitinya tentang pororitis (1920) tersimpan di Perpustakaan University of Toronto,” lanjut Binhad. Dr Soemar Joedo lulusan Stovia, sekolah untuk calon dokter pribumi di era Hindia-Belanda.

Ia pernah bekerja sebagai dokter di Makasar, Donggala, Boyolali, Jawa Barat, Surabaya, Malang, Jombang dan Mojokerto. Soemarjoedo meninggal dunia pada 1931 dan dikebumikan di Kayulawang, Purworejo, Jawa Tengah. 

Soemarjoedo memimpin klinik gratis di Sidobajanstraats di Jombang bernama Klinik Hoesodo. Klinik Hoesodo pusatnya di Lawang, Malang. Perkawinannya dengan Maria Fransisca Duppon Kremer (1889-1945) melahirkan Soemarmi Joedo.

Maria Fransisca Duppon Kremer, istrinya dr. Soemarjoedo
Maria Fransisca Duppon Kremer, istrinya dr. Soemarjoedo

Soemarmi Joedo kemudian menikah dengan dokter Soedioto, Kepala RSUD Jombang pertama di era kemerdekaan Indonesia (1947-1960) -sebelum era kemerdekaan kepalanya adalah dr. Raden Soehadi. Soemarmi dan Soedioto meninggal dunia dan dikebumikan di Pesarean Pulo Sampurno di Jombang. (fen) 

Editor : Fendy Hermansyah
#kota #masa kecil #mojokerto #soekarno #sunat