Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Dianggap Aura Farming dan Viral di TikTok, Ini Fungsi Penari Cilik Pacu Jalur Asal Riau!

Imron Arlado • Kamis, 3 Juli 2025 | 02:01 WIB
Dianggap Aura Farming dan Viral di TikTok, Ini Fungsi Penari Cilik Pacu Jalur Asal Riau!
Dianggap Aura Farming dan Viral di TikTok, Ini Fungsi Penari Cilik Pacu Jalur Asal Riau!

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Sebuah video yang menayangkan seorang anak kecil memakai pakaian hitam bergaya khas Melayu yang sedang menari di atas perahu tengah viral di media sosial TikTok hingga mencapai netizen luar negeri pada Juli 2025.

 

Gerakan tarian anak kecil tersebut pun banyak ditiru di luar negeri, seperti Amerika, diiringi dengan backsound lagu berjudul ''Young Black & Rich'' karya Melly Mike.

Menggunakan tagar #AuraFarming, banyak video dengan tarian Pacu Jalur menembus algoritma global dan menyentuh netizen dari berbagai belahan dunia.

Bahkan, akun resmi klub bola AC Milan dan PSG di TikTok pun turut mengunggah konten dengan tagar dan lagu tersebut. Hal ini membuktikan betapa viralnya konten Pacu Jalur di media sosial TikTok.

 

 Baca Juga: Cek Jadwal dan Detail Lokasi Pemadaman Listrik di Awal Pekan Juli 2025

 

Banyak netizen yang berkata bahwa anak dalam video tersebut sedang menari dengan ''aura farming''. Slang ini kerap digunakan untuk menyatakan bahwa seseorang tengah tampil dengan penuh charisma, tampak percaya diri, dan mampu mengambil perhatian banyak orang seperti karakter utama dalam film.

Anak tersebut tengah menari dengan santai di atas kapal yang tengah melaju kencang di atas sungai. Diketahui bahwa pada video tersebut, tengah dilakukan aksi Pacu Jalur, sebuah tradisi balap perahu panjang yang ada di Riau.

Pacu Jalur merupakan perlombaan tradisional dayung perahu panjang khas Rantau Kuantan yang terbuat dari kayu gelondongan. Perlombaan ini diadakan setiap tahun di sungai Batang Kuantan dan digadang sebagai festival tahunan terbesar bagi Masyarakat setempat.

 

Tradisi ini telah diakui oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia sejak tahun 2014. Festival Pacu Jalur ini pun menjadi salah satu festival kebanggan masyarakat Kabupaten Kuantan Singingi.

Tradisi ini bermula ketika jalur yang digunakan sebagai alat transportasi utama warga desa di Rantau Kuantan, sepanjang Sungai Kuantan dari Kecamatan Hulu Kuantan hingga Kecamatan Cerenti, diberi ukiran indah seperti ukiran kepala buaya, ular, atau harimau.

Setelah seratus tahun kemudian, warga melihat bahwa keberadaan jalur tersebut dapat menjadi semakin menarik dengan menyelenggarakan lomba adu kecepatan antar jalur yang hingga kini dikenal sebagai festival Pacu Jalur.

Dalam pertandingan Pacu Jalur, Roni Rakhmat, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Riau, menjelaskan bahwa terdapat tiga anak di atas perahu yang memiliki perannya masing-masing di tim mereka.

 

 

Editor : Imron Arlado
#riau #Rantau Kuantan #Pacu Jalur #Aura Farming #tiktok