Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Doa Awal Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 H Beserta Manfaatnya Bagi Umat Muslim

Adelia Kharisma Putri • Sabtu, 28 Juni 2025 | 01:21 WIB
Doa Awal Tahun Baru 1 Muharram 1447 H Beserta Manfaatnya Bagi Umat Muslim. (pexels/Abdullah Öğük)
Doa Awal Tahun Baru 1 Muharram 1447 H Beserta Manfaatnya Bagi Umat Muslim. (pexels/Abdullah Öğük)

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Awal tahun baru islam jatuh pada Jumat (27/6). Dalam kalender hijriah, tahun baru diawali dengan bulan Muharram dan diakhiri dengan bulan Dzulhijjah.

Hari Jumat ini jatuh bertepatan tanggal 1 Muharram 1447 H sebagai tahun baru islam dengan kemarin pada Kamis (26/6/2025) telah terlihat hilal pertanda awal tahun dan berakhirnya tahun 1446 H.

Sebagai awal tahun yang baik, umat muslim disarankan untuk melakukan beberapa ibadah seperti berdoa, berdzikir, dan melakukan puasa awal tahun.

Salah satu amalan ringan dan mudah yang bisa dilakukan adalah dengan membaca doa akhir tahun dan doa awal tahun.

Untuk doa akhir tahun sendiri dapat dibaca pada akhir tahun sebelum maghrib tanggal 29/30 Dzulhijjah. Sementara doa awal tahun dibaca setelah maghrib pada 1 Muharram. Kedua doa ini dibaca sebanyak 3 kali.

 

 

Doa akhir tahun

Dilansir dari NU online, berikut adalah doa akhir tahun.

اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ 

Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihi sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa‘attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm.

Artinya:

“Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah."

Doa akhir tahun ini dibaca sebanyak 3 kali agar terselamatkan dari pengaruh buruk setan yang mengganggu selama sepanjang tahun.

Dari Syekh Abdul Hamid menjelaskan keutamaan membaca doa akhir tahun ini yang berbunyi,

“Doa (akhir tahun) ini dibaca sebanyak tiga kali. Sesungguhnya setan akan berkata: Kami telah bersusah payah bersamanya sepanjang tahun, namun dia merusak semua usaha kami hanya dalam sesaat saja!.” (Syekh Abdul Hamid Muhammad Ali, Kanzun Najah was Surur, [Beirut, Darul Hawi: 2009 M/1430 H], halaman 299)

Doa awal tahun

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ 

Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘alâ fadhlikal ‘azhîmi wa karîmi jûdikal mu‘awwal. Hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ’ih, wal ‘auna ‘alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû’I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.

 Artinya:

 “Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan Iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.” 

Doa awal tahun ini dibaca sebanyak 3 kali sebagai upaya terlindungi dari pengaruh setan dan dijaga oleh para malaikat sepanjang tahun ke depan.

 

 

Dari Syekh Abdul Hamid menjelaskan keutamaan membaca doa awal tahun ini yang berbunyi,

“Doa (awal tahun) ini dibaca tiga kali, karena sesungguhnya setan akan berkata: Ia telah mengamankan dirinya untuk sisa umurnya, lalu dua malaikat ditugaskan untuk menjaganya dari setan dan para pengikutnya.” (Syekh Abdul Hamid Muhammad Ali, Kanzun Najah was Surur, [Beirut, Darul Hawi: 2009 M/1430 H], halaman 69).

Setelah membaca doa awal tahun ini diharapkan umat muslim yang mengamalkannya akan mendapat anugerah dan kelimpahan rahmat dari Allah SWT karena menyambut awal tahun yang baru dengan niat yang baru pula.

Editor : Imron Arlado
#tahun baru islam #1 Muharram 1447 Hijriah #doa awal tahun baru islam 1 muharram