Kegiatan Pertida Tahun 2025 ini dijadwalkan berlangsung pada 17-20 Juni di kawasan Alas Sooko, Trawas, Kabupaten Mojokerto. Kegiatan ini mempertemukan Pramuka Penegak dan Pandega dari seluruh wilayah Jawa Timur yang tergabung dalam Satuan Karya Bakti Husada.
Dalam sambutannya, dr Rizal menyampaikan Perkemahan Bakti Satuan Karya Pramuka Bakti Husada Tingkat Daerah Jawa Timur Tahun 2025 merupakan kegiatan strategis yang mempertemukan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang tergabung dalam Satuan Karya Bakti Husada dari seluruh wilayah Jawa Timur.
Kegiatan Pertida ini dirancang sebagai wadah pelatihan dan pengembangan diri untuk menciptakan generasi muda Pramuka yang inovatif, kompeten, dan unggul khususnya dalam bidang kesehatan. ’’Kami Pemerintah Kabupaten Mojokerto bangga karena adik-adik mewakili kegiatan Pertida yang dilaksanakan di Alas Sooko Trawas,’’ katanya.
Rizal juga memotivasi agar adik-adik perwakilan kontingen Kabupaten Mojokerto dapat memberikan kontribusi terbaiknya dalam kegiatan tersebut. ’’Kalian adalah anak-anak terpilih dari pewakilan sekolah terbaik di Kabupaten Mojokerto. Tunjukkan dan buktikan bahwa kalian mampu memberikan hasil yang terbaik. Berikan kontribusi terbaik kalian mewakili Kabupaten Mojokerto,’’ tandasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Rizal juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina, pendamping, dan seluruh pihak yang telah membina dan menyiapkan kontingen secara maksimal. ’’Terima kasih kepada semua pihak yang telah membentuk dan mempersiapkan adik-adik ini menjadi pribadi terbaik. Saya lepas kontingen SBH Kabupaten Mojokerto dengan bangga, dan saya yakin kalian akan pulang membawa hasil yang terbaik,’’ tandasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto dr Ulum Rokhmat Rokhmawan, MH mengatakan seluruh peserta telah melalui seleksi dan merupakan perwakilan dan Saka Bhakti Husada Kabupaten Mojokerto. Sebelum berangkat mengikuti training center (TC) guna memperkuat keterampilan krida dan kekompakan. ’’Kami menargetkan peserta bisa berprestasi dan menghasilkan karya terbaik, diharapkan mampu mengimplementasikan keterampilan kesehatan di lingkungan masing-masing,’’ tegasnya.
Dokter Ulum menyampaikan apresiasi atas dedikasi Saka Bakti Husada dalam mengedukasi masyarakat soal kesehatan. ’’Pertida bukan sekadar ajang lomba, tetapi ruang pembuktian kontribusi Pramuka dalam promosi kesehatan. Jaga kekompakan dan kesehatan, karena itu kunci keberhasilan,’’ pungkasnya. (bas/fen)
Editor : Fendy Hermansyah