Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

7 Tradisi Malam Satu Suro di Jawa Timur, Perayaan Pergantian Tahun dengan Ritual dan Upacara Tertentu

Imron Arlado • Senin, 23 Juni 2025 | 00:29 WIB
7 Tradisi Malam Satu Suro di Jawa Timur, Perayaan Pergantian Tahun dengan Ritual dan Upacara Tertentu
7 Tradisi Malam Satu Suro di Jawa Timur, Perayaan Pergantian Tahun dengan Ritual dan Upacara Tertentu

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Malam satu suro merupakan malam yang menandai awal atau bulan pertama dalam kalander Jawa. Malam satu suro biasanya bertepatan dengan 1 Muharram dalam kalender Hijriyah (Tahun Baru Islam).

Pada malan ini, sebagian besar masyarakat Jawa melakukan sejumlah ritual dan upacara sesuai tradisi daerah masing-masing, termasuk selamatan tirakatan, kirab pusaka, tanpa bisu mubeng beteng, dan ritual lainnya.

Peristiwa ini menjadi momen penting bagi masyarakat Jawa, karena perayaan pergantian tahun ini kaya akan makna yang mendalam. Tradisi ini bersifat turun-menurun sejak zaman nenek moyang dan kemudian dilestarikan dari generasi ke generasi hingga saat ini.

Malam satu suro di tahun ini jatuh pada Kamis, 27 Juni 2025 hingga Sabtu sore menjelang maghrib. Pada malam ini, Mayoritas penduduk Jawa akan menyambut dengan berbagai macam ritual hingga upacara tertentu, termasuk daerah Jawa Timur yang memiliki kekayaan budaya serta tradisi yang melimpah.

Menariknya, tiap kawasan di Jawa Timur memiliki tradisi unik yang berbeda-beda untuk memperingati malam sagu suro ini, diantaranya yakni:

  1. Tirakatan

Tirakatan merupakan tradisi yang dilakukan untuk membersihkan diri dari dosa yang telah diperbuat dengan memohon ampunan serta pertolongan pada Tuhan YME.

Tradisi ini biasanya digelar dengan kegiatan berdoa, berdzikir, meditasi, dan merenung atau intropeksi diri bersama.

 

 

  1. Grebeg Suro Ponorogo

Prosesi tradisi Grebeg Suro Ponorogo melibatkan sederet kegiatan ritual, mulai dari pertunjukan reog, pawai lintas sejarah sekaligus kirab pusaka, hingga risalah doa.

Tradisi ini diyakini membawa keberkahan, keselamatan, serta ketentraman bagi masyarakat Ponorogo.

 

  1. Jamasan Keris

Jamasan keris merupakan suatu tradisi memandikan pusaka berupa keris yang rutin dilaksanakan setiap malam satu suro, kegiatan ini bertujuan untuk menyucikan pusaka.

Pusaka-pusaka tersebut akan dimandikan dengan air bunga tujuh rupa. Beberapa daerah yang masih melakukan tradisi ini yaitu Gresik, Nganjuk, Tulungagung, Banyuwangi, Blitar, Sumenep, dan sejumlah daerah lain.

 

  1. Ruwat Agung

Ruwat Agung merupakan tradisi pembersihan pusaka seperti pedang, keris, dan tombak yang akan dimandikan dengan air dari tujuh sumber. Ritual ini dilakukan untuk memohon keselamatan sekaligus menghilangkan energi negatif.

 

  1. Ledug Suro

Tradisi Ledug Suro dilakukan tiap Satu Suro dengan sejumlah kegiatan, dimulai dari lomba lesung bedhug, arak-arakan roti bolu, dan tumpukan makanan yang nantinya akan dibagikan ke warga.

Ledug Suro menjadi tradisi sebagai bentuk kegembiraan serta ungkapan rasa syukur Masyarakat terhadap karunia yang telah diberikan Tuhan YME.

 

 

  1. Baritan Lereng Gunung Raung

Tradisi Baritan merupakan ritual tolak bala yang dilakukan setiap bulan suro, warga akan meminta keselamatan, perlindungan dari segala bentuk kejahatan serta marabahaya, terutama dari letusan Gunung Raung kepada Tuhan YME.

 

  1. Ritual Malam Gunung Lawu

Setiap malam satu suro, warga akan mengadakan ritual malam di Gunung Lawu dengan mendaki gunung, melewati berbagai jalur dan berziarah ke petilasan, serta memandikan keris di atas Gunung.

Ritual ini tidak hanya dilakukan oleh warga setempat, tetapi juga diikuti oleh para pendaki.

DINDA

Editor : Imron Arlado
#tirakatan #ruwat agung #Ledug Suro #malam satu suro di ponorogo #Baritan Lereng Gunung Raung #Tradisi Jawa #jamasan keris #upacara adat #grebeg suro ponorogo #malam satu suro 2025 #tradisi Jawa 1 Suro #Ritual Malam Gunung Lawu #ritual #malam satu suro #Jawa Timur