Menginjak tahun ketiga, MA Permata terus berkontribusi dalam membentuk generasi muda berkarakter dan berdaya saing global. Bukan sekadar citra semata, sebab lulusan madrasah yang berlokasi di Lingkungan Kuwung, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, ini bisa menembus beasiswa perguruan tinggi luar negeri (PTN).
Kepala MA Permata Mojokerto Dafis Luqqy Muzakki menerangkan, pada angkatan ketiga jumlah lulusan MA Permata yang dinyatakan lolos PTN meningkat. Total ada 18 tamatan yang diterima di berbagai PTN ternama.
”Sebelum dinyatakan lulus beberapa siswa MA Permata telah diterima di PTN terkemuka melalui jalur seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP). Salah satunya diterima di UI, UPN Jatim, PENS, UINSA, dan IAIN Kediri,” ungkapnya.
Di angkatan kedua, lulusan MA Permata juga ada yang menerima golden ticket dari Universitas Airlangga Surabaya tahun 2024, Jurusan Ekonomi Islam dan Jurusan Ilmu Sejarah 2024. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa lulusan MA Permata mampu bersaing di tingkat nasional.
”Alhamdulillah, prestasi terbaru juga diraih siswa kami, Nayra Alya Firdausy, yang diterima di Ming Chuan University, Taiwan, Jurusan International Business and Trade Program,” bebernya.
Kunci keberhasilan lembaga di bawah naungan Yayasan Permata Mojokerto ini dalam mengantarkan lulusannya ke berbagai perguruan tinggi ternama, tak lepas dari program khusus yang diperoleh siswa menjelang ujian.
Di MA Permata, siswa mendapat bimbingan intensif untuk meraih PTN dan PT-LN impian. ”Bimbingan intensif berupa kelas UTBK dan konseling penjurusan,” ulas dia. Terbukti, lewat bimbingan intensif tersebut setiap tahun 96 persen lulusan berhasil lolos ke PTN.
Di samping itu, menurut Dafis, MA Permata juga mendukung peserta didik berprestasi bidang akademik maupun nonakademik. Otomatis mereka juga diberikan bimbingan intensif guna mengikuti berbagai lomba, seperti olimpiade.
”Bimbingan tidak hanya dilakukan secara offline atau tatap muka saja. Namun, jika memungkinkan bisa dilakukan secara online pula dengan memanfaatkan teknologi informasi yang ada,” imbuhnya.
Siswa MA Permata juga berkesempatan magang ke Lembaga Amil Zakat (LAZ) di daerah Mojokerto. Dengan harapan kelak siswa bisa terjun langsung dalam pengelolaan hingga penyaluran ZISWAF (zakat, infak, sedekah, dan wakaf). ”Sehingga mampu meningkatkan kecerdasan sosial siswa, dan mereka bisa menjadi lulusan bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya. (oce/ris)
Terus Eksis dengan Sejumlah Program Unggulan
MI Permata Mojokerto terus menunjukkan dedikasi dan komitmennya dalam mencetak generasi berprestasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan akhlak mulia.
Menginjak tahun kedua, madrasah yang berlokasi di Jalan Kuwung, Kelurahan Meri, Kecamatan Kranggan, ini menawarkan sejumlah program unggulan untuk mencapai visinya. Yakni, membentuk generasi cinta Alquran, cerdas, berjiwa pemimpin, dan berbudaya lingkungan.
Salah satu wujud nyata keberhasilan MI Permata mencetak siswa sesuai visinya itu dibuktikan dengan perolehan salah satu siswa. Adalah Hanendaru Lanang Notoasmoro, yang berhasil meraih juara 1 English Level 1.
”Perolehan prestasi ini karena MI Permata memfasilitasi peserta didik dengan beragam program unggulan maupun program reguler,” kata Kepala MI Permata Mojokerto Yuliana.
Istimewanya, kegiatan belajar mengajar (KBM) di MI Permata hanya berlangsung lima hari. Selama pembelajaran akademik, siswa juga dibimbing menjalani kegiatan pagi (menghafal doa, salat Duha, kebugaran, dan peduli lingkungan), ekstrakurikuler, serta intensive class.
”Meski masih MI, siswa kami juga difasilitasi untuk mengembangkan bakat minatnya melalui ekskul. Di MI Permata, ada ekskul karate dan renang,” tutur wanita yang akrab disapa Yuli tersebut.
Terkait urusan penerapan ilmu akademis, MI Permata memiliki tiga kurikulum dalam implementasi pembelajaran. Antara lain, kurikulum merdeka, kurikulum Cambridge, dan kurikulum kekhasan JSIT (jaringan sekolah Islam terpadu).
”Goals kami adalah menciptakan siswa dengan kemampuan berkomunikasi Bahasa Inggris dengan lancar, punya bacaan dan hafalan Alquran yang baik, berkepribadian matang, dan berakhlak mulia,” terangnya.
Saat ini, MI Permata masih membuka pendaftaran siswa baru di jalur khusus. Pihaknya juga memberikan diskon biaya pendaftaran 10 persen bagi alumni TKIT Permata. ”Pendaftaran masih dibuka sampai 31 Juli nanti,” tandasnya. (oce/ris)
Editor : Imron Arlado