SMKN 2 Mojokerto terus berbenah untuk meraih sederet prestasi. Salah satunya dengan menelurkan sejumlah program unggulan untuk menyambut sistem penerimaan murid baru (SPMB) tahun ajaran 2025/2026.
Kepala SMKN 2 Mojokerto Akhmad Mukhlason mengatakan, saat ini lembaga pendidikan yang dipimpinnya menyediakan sedikitnya lima program keahlian. Meliputi, rekayasa perangkat lunak (RPL), kuliner (KL), desain komunikasi visual (DKV), agribisnis pengolahan hasil pertanian (APHP), serta layanan perbankan syariah (LPS).
’’Berada di dekat pusat kota, SMKN 2 Mojokerto memiliki gedung dan lahan yang cukup luas dan fasilitas yang memadai di setiap program keahlian. Seperti ruang praktik siswa dan peralatan keahlian sesuai kejuruan untuk menunjang praktik pembelajaran,’’ ungkapnya.
Dia menegaskan, komitmen lembaga yang tengah bersiap menuju sekolah adiwiyata tingkat provinsi ini mencetak generasi muda yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di era kemajuan teknologi. Setidaknya hal itu dibuktikan dengan seabrek raihan prestasi akademik maupun nonakademik.
’’Terbaru, tahun ini SMKN 2 Mojokerto menjadi juara 1 lomba kompetensi siswa (LKS) Dikmen bidang lomba akuntansi tingkat SMA/SMK/MA se-Mojokerto Raya,’’ paparnya.
Dalam mencetak lulusan unggul, SMKN 2 Mojokerto mempunyai visi menghasilkan sumber daya manusia (SDM) yang berkarakter, kompeten, dan siap kerja, serta mampu berwirausaha di era globalisasi. Hal ini diwujudkan dengan membuka kesempatan bagi lulusan SMP sederajat untuk melanjutkan pendidikan dengan berbagai pilihan jurusan yang menarik dan sesuai kebutuhan dunia kerja.
’’Kelima jurusan yang tersedia di SMKN 2 Mojokerto ini dirancang untuk membekali siswa dengan keterampilan praktis dan pengetahuan yang mendalam di bidang masing-masing. Goals-nya, lulusan siap bersaing di dunia industri maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,’’ beber Akhmad.
Di samping itu, SMKN 2 Mojokerto juga menerapkan sistem pembelajaran yang berfokus pada pengembangan karakter, bakat minat, kedisiplinan, serta kepribadian siswa. Dengan demikian, lulusan dijamin tidak hanya memiliki keahlian, tetapi dibekali karakter yang baik.
’’Jalinan kerja sama dengan berbagai perusahaan dan industri memperluas pengalaman belajar dan peluang kerja, serta kemampuan berwirausaha lulusan, dibantu dengan pengoptimalan fungsi BKK di sekolah,’’ pungkasnya. (oce/ris)
Editor : Imron Arlado