JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Nama Evan Dimas Darmono sempat dielu-elukan sebagai masa depan sepak bola Indonesia. Gelandang kelahiran Surabaya itu dikenal sebagai mantan wonderkid Timnas Indonesia, kapten generasi emas u-19 yang mengantarkan Garuda Muda menjuarai AFF U-19 2013 dan mencetak lima gol sepanjang turnamen.
Dengan gaya bermain yang matang dan visi lapangan yang tajam, Evan pernah menjadi andalan Timnas senior. Ia tampil di berbagai ajang besar seperti Piala AFF 2014 hingga Asian Games 2018, bahkan sempat dijuluki The Next Big Thing di dunia sepak bola nasional.
Namun belakangan, nama Evan Dimas kembali ramai dibicarakan di sosial media – bukan karena performa di lapangan, melainkan karena penampilannya yang kini tampak jauh berubah.
Sebuah video yang diunggah di akun Instagram dan TikTok, termasuk oleh akun @rafi.yudhika dan @rapiiieee, memperlihatkan Evan tengah berdiri di awal video dengan mengenakan kaos hitam. Yang kemudian mencuri perhatian adalah perubahan fisiknya yang tampak jauh lebih kurus dan tirus dari sebelumnya.
Kolom komentar pun langsung dipenuhi beragam reaksi. Banyak warganet yang terkejut dan bertanya-tanya soal kondisi sang pemain.
"Evan Dimas kamu bener-bener nggak jaga badan?" tulis akun @pl**.
"Jadi kurus bener Evan Dimas," komentar netizen lain.
Sebagian netizen bahkan mulai mengkhawatirkan kondisi kesehatannya, melihat wajah Evan yang tampak lebih cekung.
"@evhandimas jenengan kenapa? Lagi sakit? Kok kelihatan kurus banget gitu," tulis salah satu komentar.
Di tengah kekhawatiran tersebut, banyak pula warganet yang menyampaikan doa dan dukungan moral.
"Sing sehat dan terus berkarier, Mas Evan," ujar netizen lain sambil menyisipkan emoji menangis.
Perubahan fisik yang dialami Evan Dimas tak lepas dari perjalanan karirnya yang penuh tantangan dalam beberapa musim terakhir. Mantan gelandang PSIS Semarang itu kini berstatus tanpa klub, usai kontraknya bersama Persik Kediri berakhir pada 1 Januari 2025.
Dalam beberapa musim terakhir, performa Evan Dimas memang terus menurun. Ia jarang mendapatkan menit bermain, baik saat membela Arema FC, PSIS Semarang, maupun Persik Kediri.
Salah satu faktor yang kerap disebut sebagai pemicu penurunan karirnya adalah cedera parah yang ia alami pada final SEA GAMES 2019. Dalam laga tersebut, Evan mendapat tekel keras dari pemain Vietnam, Doan Van Hau, yang menyebabkan cedera engkel cukup serius. Sejak insiden itu, Evan kesulitan mengembalikan performa terbaiknya.
"Gara-gara cedera yang dialami Evan akibat pemain Vietnam membuatnya alami penurunan karier drastis, padahal dulu hebat banget, umpannya mirip kayak Thom Haye," ujar seorang netizen yang mengenang masa-masa keemasan Evan. NESTYA
Editor : Imron Arlado