Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Hari Tasyrik 2025 Dimulai, Ini Jadwal Lengkap, Amalan Sunnah, dan Larangan yang Harus Diperhatikan Umat Islam

Imron Arlado • Minggu, 8 Juni 2025 | 22:53 WIB
Hari Tasyrik 2025 Dimulai, Ini Jadwal Lengkap, Amalan Sunnah, dan Larangan yang Harus Diperhatikan Umat Islam. Sumber: pexels
Hari Tasyrik 2025 Dimulai, Ini Jadwal Lengkap, Amalan Sunnah, dan Larangan yang Harus Diperhatikan Umat Islam. Sumber: pexels

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Setelah merayakan Hari Raya Idul Adha, umat Islam kembali memasuki momen penting yang dikenal sebagai Hari Tasyrik. Tiga hari istimewa ini menjadi bagian dari rangkaian ibadah kurban yang sarat makna, sekaligus momen memperbanyak dzikir dan rasa syukur.

Namun, tak sedikit umat yang masih bingung, kapan sebenarnya Hari Tasyrik dimulai dan apa saja yang sebaiknya dilakukan di hari-hari ini.

Berikut penjelasan lengkap tentang jadwal Hari Tasyrik 2025, amalan yang dianjurkan, serta larangan yang perlu diperhatikan.

Jadwal Hari Tasyrik 2025

Berdasarkan sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama RI, Idul Adha 1446 Hijriah jatuh pada Jumat, 6 Juni 2025. Dengan demikian, Hari Tasyrik berlangsung selama tiga hari berturut-turut setelah Idul Adha, yaitu:

 

 

Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ نُبَيْشَةَ الْهُذَلِيِّ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيَّامُ التَّشْرِيقِ أَيَّامُ أَكْلٍ وَشُرْبٍ وَزَادَ فِي رواية وَذِكْرٍ لِلَّهِ

Artinya: "Dari Nubaisyah Al-Hudzali, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, Hari Tasyrik adalah hari makan, minum (pada riwayat lain), dan hari zikir,'" (HR Muslim).

Artinya, umat Islam dianjurkan mengisi hari-hari ini dengan memperbanyak ibadah dan rasa syukur, bukan dengan berpuasa.

 

 

 

Apa Itu Hari Tasyrik?

Secara bahasa, kata tasyrik berasal dari bahasa Arab yang berarti "menjemur di bawah sinar matahari." Dahulu, daging hewan kurban dijemur agar awet dan tahan lama, sehingga hari-hari ini dikenal sebagai Hari Tasyrik.

Dalam ajaran Islam, Hari Tasyrik memiliki kedudukan istimewa sebagai bagian dari ibadah haji dan kurban. Selain itu, bagi jamaah haji, Hari Tasyrik merupakan waktu untuk melontar jumrah di Mina.

Rasulullah SAW menggambarkan Hari Tasyrik sebagai ayyâm al-akli wa al-syurbi wa dzikrillah, yakni hari makan, minum, dan memperbanyak dzikir kepada Allah SWT.

 

Baca Juga: Serahkan Sapi Kurban Berbobot 1,1 Ton Bantuan Presiden 

 

Amalan-Amalan di Hari Tasyrik

Hari Tasyrik bukan hanya waktu beristirahat setelah Idul Adha, melainkan momen penuh keberkahan yang dianjurkan untuk diisi dengan berbagai amalan kebaikan. Berikut amalan utama yang direkomendasikan:

1. Menyembelih Hewan Kurban

Hari Tasyrik masih menjadi waktu yang diperbolehkan untuk menyembelih hewan kurban bagi yang belum melaksanakannya di hari pertama Idul Adha. Hewan kurban yang disembelih harus memenuhi syarat syariat, antara lain sehat, gemuk, tidak cacat, dan cukup umur.

2. Menikmati Makanan dan Minuman

Sesuai sunnah, umat Islam dianjurkan untuk menikmati makanan dan minuman bersama keluarga dan tetangga. Ini adalah bentuk rasa syukur atas nikmat Allah. Justru, puasa pada Hari Tasyrik diharamkan, kecuali bagi jamaah haji yang tidak mampu menyembelih kurban.

 

 

3. Memperbanyak Dzikir dan Takbir

Amalan utama lainnya adalah memperbanyak dzikir, takbir, tahlil, dan tahmid. Allah SWT berfirman:

وَٱذْكُرُوا۟ ٱللَّهَ فِىٓ أَيَّامٍ مَّعْدُودَٰتٍ

"Dan berzikirlah dengan menyebut nama Allah pada hari-hari yang berbilang." (QS Al-Baqarah: 203).

Berdasarkan pandangan Ibnu Abbas, "hari-hari yang berbilang" merujuk pada Hari Tasyrik. Dzikir bisa dilakukan di berbagai waktu, termasuk takbir setelah salat wajib, sesuai anjuran sahabat Nabi.

4. Membaca Doa

Hari Tasyrik juga menjadi saat yang mustajab untuk berdoa, terutama dengan membaca doa sapu jagat yang sering dipanjatkan Rasulullah SAW:

رَبَّنَآ اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَّفِى الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَّقِنَا عَذَابَ النَّارارِ

"Rabbanaa aatinaa fid-dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa ‘adzaaban-naar."

Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa api neraka."

 

 

Hari Tasyrik adalah bagian dari rangkaian ibadah Idul Adha yang kaya makna. Dengan memperbanyak dzikir, berbagi kebahagiaan lewat makanan, serta mempererat tali silaturahmi, umat Islam diharapkan dapat mengisi hari-hari ini dengan penuh rasa syukur dan keimanan.

Mari manfaatkan Hari Tasyrik 2025 ini sebagai momentum untuk memperkuat spiritualitas dan ukhuwah Islamiyah di tengah keluarga dan masyarakat. NESTYA

Editor : Imron Arlado
#ibadah haji #sidang isbat #amalan di hari tasyrik #Idul Adha 1446 Hijriah #hari raya idul adha #hewan kurban #Mempererat tali silaturahmi #rangkaian ibadah kurban #rasa syukur #membaca doa #hari tasyrik #Rasulullah SAW