Peristiwa terjadi sekitar pukul 04.30. Truk nopol AG 8087 UF ini mulanya melaju dari Gresik menuju Kediri. Setibanya di perismpangan exit Tol Penompo, mendadak truk oleng ke kanan. Hingga menghantam median dan masuk ke jalur lawan.
"Tadi informasinya truk ini menghindari mobil yang keluar dari jalur tol. Terus banting kanan sampai masuk ke jalur lawan," ujar Hari, salah seorang warga.
Laju truk yang oleng terhenti setelah menghantam pagar jembatan sisi barat. Hingga akhirnya truk muatan penuh gas LPG 15 ton ini terguling dan mengalami pecah kaca kabin. Beruntung, saat kejadian lalu lintas di lokasi sedang sepi.
Sopir dan kernet selamat. Muatan gas sejauh ini terpantau aman. "Nggak ada korban, sopir sama kernetnya selamat. Tadi cuma luka sedikit," tandas pria paro baya ini.
Kecelakaan tunggal ini telah ditangani kepolisian. Kasatlantas Polres Mojokerto AKP Ridho Rinaldo Harahap mengatakan, sejumlah personel telah dikerahkan ke lokasi.
Dugaan sementara, kecelakaan dipicu karena sopir mengantuk. "Informasi dari driver, dia mengantuk. Ditambah kurangnya penerangan jalan," ujarnya.
Petugas di lokasi langsung melakukan penanganan. Termasuk mengatur lalu lintas yang macet panjang. Kemacetan mengular dari dua arah hingga lebih dari satu kilomoter.
"Anggota sudah melakukan pola-pola rekayasa lalu lintas. Termasuk menerapkan contra flow (satu jalur dilintasi kendaraan dua arah)," tandas Ridho.
Petugas dari PT Pertamina dan damkar telah disiagakan di lokasi. Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan selama proses evakuasi badan truk yang melintangi badan jalan. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah