BANGSAL- Nahas dialami Ahmad Yusuf Hafifwanto, 25. Nyawanya melayang usai menjadi korban kecelakaan tabrak lari di Jalan Raya Desa Ngrowo, Kecamatan Bangsal, depan Stasiun Pemancar RRI, Senin (2/6) tengah malam.
Kecelakaan berujung maut yang dialami pemotor asal Dusun Keniten, Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal, ini terjadi sekitar pukul 23.30. Saat kejadian, Ahmad mengendarai motor Honda CB 150 R nopol S 2183 QT.
Korban yang berkendara seorang diri melaju beriringan dari arah Mojosari menuju dengan dengan seorang pesepeda, Mas’ud, 50, warga Dusun Jangar, Desa Ngarjo, Kecamatan Mojoanyar.
Keduanya diduga bersenggolan saat melintasi lokasi yang minim penerangan jalan. Mas'ud lantas jatuh ke kiri keluar jalur sementara Ahmad terpelanting ke kanan atau tengah jalan.
“Motor sama sepeda itu mestinya saling senggolan, soalnya jalan dari arah yang sama (Mojosari),” sebut Muntolib, 51, salah seorang warga.
Tukang tambal ban di sekitar lokasi ini menduga, Ahmad yang terjatuh dari motor lantas disambar bus malam yang sedianya melaju di belakang korban.
“Sepertinya tadi terlindas bus, sempat berhenti. Tapi karena jalannya sepi, (busnya) lanjut jalan terus ke barat (arah Mojokerto),” ujarnya.
Sementara Mas’ud mengaku, peristiwa ini berlangsung begitu cepat. Ia tak mengingat detail terjadinya kecelakaan yang membuatnya luka lecet di tangan kiri itu.
Menurutnya, tiba - tiba motor warna putih yang dikendarai korban terjatuh di depannya.
“Setahu saya sepeda motor tersenggol kendaraan besar dari arah timur, terus menggeser saya. Terus (korbannya) itu tiba-tiba ada di depan saya begitu saja,” ungkapnya di lokasi.
Kedua korban lantas dievakuasi ke RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk mendapat penanganan medis.
Petugas kepolisian di lokasi langsung melakukan penanganan berikut mengamankan barang bukti untuk menelusuri peristiwa kecelakaan maut berujut maut ini. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah