PUNGGING - Nahas dialami Mustakim, 66. Tukang las listrik lanjut usia ini ditemukan tak bernyawa di bengkel yang ia sewa di Dusun Janti, Desa Jatilangkung, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, Senin (2/6).
Diduga, korban tewas akibat sakit jantung yang dideritanya kumat.
Peristiwa yang menimpa pria asal Dusun Segaran, Desa/Kecamatan Dlanggu, ini terjadi sekitar pukul 09.00.
Kali pertama korban diketahui tak bernyawa oleh Harri Suanda saat hendak menggunakan jasa las listrik korban.
Awalnya ia mengira Mustakim masih terlelap. Sebab ketika itu korban berada di kamar belakang bengkel.
"Nggak saya bangunkan, saya panggil-panggil saja beberapa kali," jelas warga Desa Pesanggrahan, Kecamatan Kutorejo, ini di lokasi.
Namun korban tak kunjung merespons. Itu membuat Harri membuka pintu kamar korban tertidur yang dalam kondisi tidak terkunci.
Benar saja, ia melihat korban terbujur kaku terlentang di atas ranjang. Berikut muntahan nasi yang memenuhi sisi ranjang dan lantai kamar.
"Karena nggak jawab, terus saya lihat. Ternyata ada muntahannya," ungkap pria 21 tahun ini.
Sontak Harri keluar bengkel dan meminta pertolongan warga.
Peristiwa ini lantas dilaporkan warga ke Polsek Pungging untuk segera ditangani.
Petugas Polsek Pungging dan Tim Inafis di lokasi langsung menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).
Polisi turut menemukan sejumlah obat-obatan yang sebelumnya dikonsumsi korban.
Jasad Mustakim lantas dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Prof dr Soekandar untuk divisum.
Kapolsek Pungging Iptu Selimat menyebut, tidak ada tanda kekerasan pada jasad korban. Diduga, tukang las tersebut tewas akibat penyakit jantung yang dideritanya kambuh.
"Dari keterangan keluarga, korban punya riwayat sakit jantung. Setelah dari rumah sakit, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka," terangnya, terpisah. (vad/fen)
Editor : Fendy Hermansyah