JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Film horor ‘Waktu Maghrib 2’ yang merupakan sekuel dari film ‘Waktu Maghrib’ kini telah tayang dibioskop tanah air sejak 28 Mei 2025.
Film horor ini mengambil latar waktu 20 tahun lalu, setelah peristiwa mengerikan pada film pertamanya, di mana jin Ummu Sibyan yang terus meneror anak-anak.
Pada sekuelnya kali ini, teror jin Ummu Sibyan terus belanjut di Desa Giritirto. Kisahnya berfokus pada sekelompok anak-anak yang diperankan oleh Omar Daniel, Anantya Kirana, Sulthan Hamonangan, Muzakki Ramadan, hingga Ghazi Alhabsyi sebagai karakter anak-anak baru yang telah tumbuh remaja.
Sebelumnya, saat menjelang penayangan, deretan pemeran Waktu Maghirb 2 membagikan cerita pengalaman saat proses syuting berlangsung.
Mereka mengaku harus menghadapi berbagai tantangan hingga ketakutan saat proses produksi film, terutama Muzakki Ramadhan yang berperan sebagai Endro.
Adegan Kesurupan Muzakki Ramadhan
Muzakki Ramadhan beberapa kali harus melakukan adegan kesurupan yang menjadi tantangan besar baginya dalam produksi film ini.
Pasalnya, 80 persen karakter yang diperankannya memiliki adegan kesurupan yang menurutnya lumayan membuat bulu kuduk merinding.
Selain itu, untuk menambah kesan menyeramkan pada karakter yang diperankan, ia mengenakan protestik make up yang membuat suasana semakin mencekam.
Meski begitu, Muzakki sangat menikmatinya, karena ini merupakan pengalaman pertama dirinya memerankan sosok karakter yang segila ini dalam projek film.
Kontribusinya dalam film Waktu Maghrib 2 akan menjadi sarana pengembangan karir di dunia akting.
Adegan Berlari Sulthan Hamonangan Menggunakan Camera Rig
Sulthan mengaku dirinya mendapat pengalaman baru dalam projek film Waktu Maghirb 2, dirinya harus menggunakan camera rig yang dipasang di badan saat melakukan adegan berlari.
Camera rig digunakan untuk shot ke muka, ia juga mengaku bahwa kamera tersebut memiliki berat yang tidak main-main.
Sementara itu, Muzakki juga mengungkapkan bahwa dirinya menggunakan kamera yang sama untuk adegan mengejar mereka, terdapat besi sebagai penopang kamera yang dipasangkan di badan.
Sehingga badan mereka menjadi support atau penopang kamera tersebut. Meski Sulthan telah beberapa kali berkontribusi dalam projek film horor, ia mengaku belum pernah melakukan pengambilan gambar menggunakan camera rig.
Ghazi Alhabsyi Ketakutan Beneran saat Adegan Dikejar Endro
Dalam sekuel ini, terdapat adegan dimana Ghazi yang memerankan Dewo tengah dikejar oleh Endro yang tengah kesurupan dengan kondisi tubuh penuh darah dan membawa celurit.
Baginya pengambilan adegan tersebut merupakan yang paling mencekam, dirinya benar-benar ketakutan saat itu.
Lokasi Syuting yang Cukup Seram
Waktu Maghrib 2 melakukan pengambilan gambar di sejumlah lokasi berbeda di Yogyakarta, Anantya Kirana selaku pemeran Wulan mengaku bahwa hutan pinus menjadi lokasi syuting yang cukup menyeramkan dibanding lokasi lain.
Suasana gelap dengan kondisi jalan melewati hutan yang memiliki tanah tidak rata membuat dirinya cukup merinding, terlebih saat pengambilan gambar pada malam hari yang benar-benar gelap dan tidak ada sinyal.
DINDA
Editor : Imron Arlado