Sebanyak 18 alumni angkatan ketiga tersebut, dinyatakan berhasil masuk ke PTN usai menjalani seleksi nasional berdasarkan prestasi (SNBP) dan tes (SNBT).
Sebagian besar mereka ada yang diterima di Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Universitas Pembangunan Nasional Veteran, Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, Universitas Surabaya, Universitas Malang, Universitas Islam Negeri Surabaya dan Malang, hingga Universitas Udayana.
"Alhamdulillah, lagi-lagi MA Permata menelurkan lulusan berkualitas. Kalau tahun kemrin lulus golden ticket, saat ini banyak yang diterima di kampus negeri," kata Kepala MA Permata, Dafis Luqqy Muzakki.
Apresiasi bagi mereka yang lolos di PTN itu, dirayakan dalam pelaksanaan Haflatul Ikhtitam, Sabtu (24/5). Berlangsung di Aula Raden Wijaya Hotel and Convention Dafis juga berpesan pada siswa MA Permata, agar tetap melanjutkan kebiasaan baik di sekolah meski mereka sudah lulus.
“Apa yang sudah kalian dapatkan di MA Permata, menjadi ilmu yang bermanfaat dan nilai-nilai kebaikan, Insya Allah itu akan menjadi kekuatan dalam menjalani kehidupan," ungkapnya.
Pesan senada juga diutarakan oleh Ketua Yayasan Permata Mojokerto, Dani Setiawan. Ia turut menyampaikan harapan orang tua untuk angkatan ketiga.
"Kalian adalah mimpi terindah orang tua kalian, senyummu adalah kebahagiaan orang tuamu. Kalian adalah harta terbaik orang tuamu," jelasnya.
Acara puncak ditandai dengan ikrar Janji Alumni yang disampaikan secara serentak oleh seluruh alumni MA Permata angkatan tiga yang secara resmi bergabung dengan Ikatan Alumni Permata (IKAMATA) serta penyerahan secara simbolik beasiswa dari Permata Care untuk beberapa siswa yang lulus di jenjang atas. (oce/fen)
Editor : Fendy Hermansyah