JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Parfum saat ini sudah menjadi bagian penting bagi setiap orang. Jika ingin beraktivitas baik diluar maupun didalam ruangan pasti selalu memakai parfum.
Parfum sendiri digunakan sebagai bentuk kepercayaan diri seseorang yang memakainya. Semakin wangi aroma dan tahan lama parfum yang digunakan, maka tingkat kepercayaan diri pun meningkat.
Parfum adalah gabungan dari konsentrasi minyak esensial, alkohol, dan air yang jika disemprotkan akan menguap di suhu udara.
Meskipun memiliki wangi yang sama, tingkat ketahanan parfum bisa berbeda tergantung dari persentase minyak esensial yang dipakai. Semakin banyak persentase minyak esensialnya maka semakin awet pula parfum yang digunakan.
Selain itu, memilih parfum yang awet juga lebih ekonomis karena hanya menyemprotkan sesekali dan ketahanannya bisa awet sampai berjam-jam bahkan seharian.
Tak heran terkadang parfum dengan harga yang cukup mahal memiliki tingkat ketahanan yang lebih lama dibandingkan dengan parfum murah yang biasa ditemui di toko-toko terdekat.
Baca Juga: Hiatus Membawa Hoki, Lagu Mangu Fourtwnty Viral Usai Umumkan Rehat Kepada Penggemar!
Namun, tahukah kamu apa saja jenis-jenis parfum dari yang sekedar wangi hingga yang memiliki wangi tahan lama berjam-jam?
1. Eau de Cologne
Parfum ini banyak beredar dan mudah ditemui di toko-toko parfum maupun minimarket terdekat. Disamping harganya yang terjangkau, pilihan aroma dari jenis parfum ini pun bervariasi.
Jenis Eau de Cologne rata-rata memiliki kadar konsentrasi minyak esensial sebanyak 2% sampai 4% saja.
Kadar yang rendah ini membuat pemakainya harus lebih sering menyemprotkan parfum ini karena aromanya yang mudah menguap dan memudar sehingga tidak tahan lama.
Parfum dengan jenis ini biasanya hanya bertahan hingga 3 jam saja.
2. Eau de Toilette
Parfum Eau de Toilette juga sama seperti parfum Eau de Cologne yang mudah dijumpai di berbagai minimarket. Parfum ini memiliki tingkat konsentrasi minyak esensial yang sedikit lebih tinggi dibanding dengan Eau de Cologne.
Kadar minyak esensial yang digunakan pada parfum ini sekitar 5% sampai 15%. Cukup lebih banyak namun tidak terlalu tahan lama.
Parfum ini biasa digunakan untuk kegiatan sehari-hari dengan aroma yang lembut dan bisa bertahan sekitar 2 sampai 4 jam saja.
Dengan jumlah kadar yang cukup rendah, aroma dari parfum ini memang mudah menguap dan memudar. Sehingga harus lebih sering menyemprotkan kembali ke area tubuh ataupun pakaian.
3. Eau de Parfum
Parfum ini juga mudah ditemui di beberapa minimarket. Meskipun memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan kedua parfum diatas, namun parfum ini memang lebih tahan lama.
Memiliki konsentrasi minyak esensial sekitar 15% sampai 25%, parfum ini bisa digunakan untuk kegiatan yang bertemu dengan orang-orang banyak karena aromanya bisa tahan 4 sampai 8 jam.
Dengan ketahanannya yang cukup lama, kamu tidak perlu repot-repot untuk menyemprotkan parfum jenis ini. Aromanya pun cukup kuat dibandingkan dengan ketiga jenis parfum diatas.
4. Parfum
Inilah parfum yang bisa dibilang memiliki aroma yang kuat dan tahan lama. Meskipun harganya memang sedikit mahal, namun menggunakan parfum jenis ini akan lebih memudahkan bagi kamu yang sering lupa membawa botol parfum kemana-mana.
Konsentrasi minyak esensial pada parfum ini sekitar 25% sampai 35% lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan alkohol yang melarutkannya.
Dengan kadar minyak esensial yang tinggi, parfum ini bisa tahan selama 6 sampai 8 jam. Aromanya pun lebih kuat sehingga terkadang beberapa orang kurang suka dengan aroma parfum ini.
5. Extrait de Parfum
Parfum jenis inilah yang memiliki tingkat ketahanan sampai seharian. Meskipun harganya yang cukup mahal, menggunakan parfum jenis ini juga bisa menjadi simbol bahwa kamu adalah orang yang berwibawa dengan aroma yang kuat dan memikat.
Kadar konsentrasi minyak esensial pada parfum ini sekitar 35% sampai 45% lebih tinggi dibandingkan dengan kandungan alkoholnya.
Ciri khas dari parfum jenis ini adalah ketika bersentuhan dengan media atau kulit orang lain, aroma tersebut akan berpindah. Sehingga mungkin bisa membuat orang lain bertanya-tanya kamu sedang menggunakan parfum aroma apa.
Untuk bisa memilih ketahanan dan aroma parfum yang disukai, ada beberapa cara yang bisa dilakukan seperti menyemprotkannya ke pergelangan tangan, siku, belakang leher, punggung, dan belakang lutut. Hal ini juga bisa digunakan untuk meminimalisir tingkat iritasi bagi yang memiliki kulit sensitif.