Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Mayat Warga Kediri Hanyut di Aliran Sungai Brantas, Berhasil Dievakuasi di Kali Porong Ngoro Mojokerto, Diwarnai Aksi Nekat Seorang Relawan

Martda Vadetya • Selasa, 20 Mei 2025 | 23:35 WIB

DIEVAKUASI: Jasad korban dievakuasi petugas gabungan dari aliran Kali Porong, Desa Tanjangrono, Kecamatan Ngoro, ke kamar jenazah RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk divisum, Selasa (20/5).
DIEVAKUASI: Jasad korban dievakuasi petugas gabungan dari aliran Kali Porong, Desa Tanjangrono, Kecamatan Ngoro, ke kamar jenazah RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk divisum, Selasa (20/5).
NGORO - Warga Mojokerto dihebohkan dengan keberadaan mayat yang mengambang terseret arus di sepanjang aliran Sungai Brantas, Selasa (20/5) siang.

Jasad seorang pria tersebut akhirnya berhasil dievakuasi di aliran Kali Porong, Desa Tanjangrono, Kecamatan Ngoro.

Mayat pria yang hanya memakai celana pendek warna hitam ini kali pertama terpantau mengapung di aliran Sungai Brantas masuk wilayah Kota Mojokerto sekitar pukul 10.30.

Tepat di tengah sungai, jasad misterius itu terus terbawa arus hingga melewati pintu air Rolag Songo.

Derasnya debit air membuat mayat terbawa ke aliran Kali Porong. Sekitar pukul 12.45, aksi tak patut ditiru dilakukan seorang relawan.

Ia nekat loncat menceburkan diri ke sungai dari atas jembatan Ngrame, Desa Ngrame, Kecamatan Pungging, tepat saat jasad terbawa arus di bawah jembatan.

Keduanya terombang-ambing terseret derasnya debit sungai. Beruntung, keduanya berhasil dievakuasi Tim SAR gabungan menggunakan perahu karet di wilayah Desa Tanjangrono, Kecamatan Ngoro, sekitar 13.30.

Relawan mentas dalam kondisi selamat. Sementara mayat misterius dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Prof dr Soekandar Mojosari untuk divisum.

Kapolsek Ngoro Kompol Heru Purwandi mengatakan, pihaknya bersama Tim Inafis lantas menelusuri asal muasal jasad manusia itu.

Belakangan diketahui, identitas mayat itu bernama Karmuji, asal Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kediri.

Korban mengalami kecelakaan air di aliran Sungai Brantas di desa asalnya pada Minggu (18/5) siang.

"Keluarga korban sudah datang ke rumah sakit. Dan menyampaikan kalau korban bernama Karmuji yang sebelumnya tenggelam di Kediri," ungkap Heru. (vad/fen) 

Editor : Fendy Hermansyah
#brantas #mayat #Ngoro #kediri #mojokerto