Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Sering Gonta-Ganti Skincare? Bisa Jadi Skin Barrier Kamu Rusak, Kenali Tanda-Tandanya dan Cara Ampuh Memulihkannya

Imron Arlado • Minggu, 18 Mei 2025 | 23:12 WIB
Sering Gonta-Ganti Skincare? Bisa Jadi Skin Barrier Kamu Rusak, Kenali Tanda-Tandanya dan Cara Ampuh Memulihkannya. Sumber: pexels
Sering Gonta-Ganti Skincare? Bisa Jadi Skin Barrier Kamu Rusak, Kenali Tanda-Tandanya dan Cara Ampuh Memulihkannya. Sumber: pexels

 

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Di tengah tren perawatan kulit yang semakin berkembang, istilah skin barrier mulai banyak dibicarakan. Meski terdengar teknis, sebenarnya skin barrier memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan kulit sehari-hari.

Namun, masih banyak orang yang belum benar-benar memahami apa itu skin barrier, mengapa harus dijaga, dan bagaimana memperbaikinya saat rusak.

Apa Itu Skin Barrier?

Skin barrier atau penghalang kulit adalah lapisan terluar dari kulit yang berfungsi sebagai pelindung utama dari berbagai ancaman eksternal. Mulai dari polusi, bakteri, sinar UV, hingga bahan kimia dalam produk perawatan kulit, semuanya pertama kali dihadapi oleh skin barrier.

Lapisan ini terdiri dari sel-sel kulit yang saling terkunci oleh lipid alami seperti ceramide, kolesterol, dan asam lemak. Skin barrier yang sehat akan membuat kulit tampak kenyal, halus, dan terhidrasi.

Sebaliknya, skin barrier yang rusak dapat menyebabkan kulit kering, kemerahan, mudah iritasi, bahkan memicu masalah kulit seperti jerawat dan eksim.

 

Baca Juga: Pakan Ternak Jangkrik Jadi Pemantik Ekonomi Warga Desa Watesumpak, Kecamatan Trowulan

 

Tanda-Tanda Skin Barrier Rusak

Agar lebih waspada, penting untuk mengenali tanda-tanda bahwa skin barrier kamu mungkin sedang bermasalah. Berikut beberapa gejala umum:

Jika kamu mengalami dua atau lebih dari gejala di atas, ada kemungkinan skin barrier kamu sedang dalam kondisi lemah atau rusak.

 

 

Kenapa Skin Barrier Perlu Dirawat?

Merawat skin barrier sangat penting karena jika lapisan ini rusak, kulit tidak hanya kehilangan kelembaban alaminya, tetapi juga menjadi lebih rentan terhadap berbagai berbagai iritan.

Skin barrier yang lemah bisa menyebabkan reaksi alergi, munculnya jerawat mendadak, hingga peradangan jangka panjang yang sulit dikendalikan.

Beberapa penyebab umum kerusakan skin barrier antara lain:

 

Baca Juga: Angka Bebas Jentik Rendah, Kasus DBD Bertambah

 

Tips Menjaga Kesehatan Skin Barrier

Agar skin barrier tetap kuat dan berfungsi optimal, berikut beberapa langkah mudah yang bisa dilakukan:

1. Gunakan pembersih yang lembut

Hindari sabun wajah yang terlalu keras, apalagi yang mengandung SLS atau alkohol tinggi. Gunakan cleanser dengan pH seimbang (sekitar 5,5) agar tidak mengganggu keseimbangan alami kulit.

2. Jaga hidrasi kulit

Pakai pelembab yang mengandung humektan (seperti hyaluronic acid atau glycerin), emolien (seperti squalane atau jojoba oil), dan oklusif (seperti petrolatum atau dimethicone) untuk mengunci kelembaban.

 

 

3. Gunakan produk dengan bahan pendukung skin barrier

Pilih skincare yang mengandung bahan seperti ceramide, niacinamide, panthenol (pro-vitamin B5). Bahan-bahan tersebut mendukung kelembaban dan memperkuat lapisan pendukung kulit.

4. Hindari over exfoliating

Melakukan exfoliasi kulit secara berlebihan dengan bahan-bahan aktif seperti AHA/BHA atau scrub wajah bisa merusak skin barrier. Cukup eksfoliasi 1–2 kali seminggu tergantung jenis kulitmu.

5. Kurangi layering berlebihan

Terlalu banyak layering produk apalagi bahan aktif yang kuat seperti retinol, vitamin C, exfoliant bisa mengiritasi kulit. Gunakan secara bertahap dan sesuai kebutuhan.

6. Selalu pakai sunscreen

Sinar UV bisa melemahkan skin barrier. Gunakan sunscreen SPF minimal 30 setiap hari, bahkan saat mendung atau di dalam ruangan.

 

Baca Juga: Belum Sehari Ditambal, Aspal Kembali Mengelupas

 

Cara Memperbaiki Skin Barrier

Jika skin barrier-mu sudah terlanjur rusak, jangan panik. Skin barrier bisa pulih, tapi memang butuh waktu dan perawatan yang konsisten dan lembut. Berikut adalah langkah-langkah efektif untuk memperbaiki skin barrier yang rusak:

 

 

1. Sederhanakan rutinitas skincare

Stop sementara penggunaan bahan-bahan aktif seperti retinol, AHA/BHA, atau vitamin c murni. Sebagai gantinya cukup gunakan basic skincare, yaitu pembersih, moisturizer, dan sunscreen.

2. Fokus pada hidrasi dan perlindungan

Gunakan moisturizer dengan kandungan ceramide, panthenol, atau centella asiatica secara rutin dua kali sehari, dan aplikasikan sunscreen untuk melindungi kulit dari bahaya buruk sinar matahari.

3. Perbaiki gaya hidup

Jaga pola hidup sehat mulai dari pastikan jam tidur tercukupi, banyak minum air putih, dan Kelola stress agar regenerasi kulit berjalan dengan baik.

 

Baca Juga: Angka Bebas Jentik Rendah, Kasus DBD Bertambah

 

Skin barrier bukan hanya istilah dalam dunia kecantikan, tapi kunci utama dari kulit sehat yang sering diabaikan. Dengan menjaga dan merawat lapisan pelindung kulit ini, kamu tak hanya memperbaiki penampilan, tapi juga melindungi kulit dari kerusakan jangka panjang.

Jika kulitmu menunjukkan tanda-tanda gangguan seperti kering, sensitif, atau kemerahan, bisa jadi ini saatnya berhenti sejenak dari rutinitas skincare yang kompleks, dan kembali fokus memperkuat benteng utama kulit, skin barrier. NESTYA

 

 

Editor : Imron Arlado
#Hidrasi Kulit #kurang tidur #bahan aktif #sabun wajah #mencuci muka #jenis kulit #perawatan kulit #menjaga kesehatan kulit #basic skincare #reaksi alergi #munculnya jerawat #kulit kering #kulit sehat #produk perawatan kulit #Skin barrier