JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Anxious Attachment merupakan kondisi seseorang yang cenderung merasa tidak aman akan suatu hubungan karena takut ditinggalkan, mendapat penolakan, diabaikan maupun merasa tidak dicintai.
Mereka sering kali bergantung pada pasangan dan selalu haus akan perhatian serta validasi terkait hubungannya.
Orang dengan pola attachment ini cenderung merasa takut kehilangan dan cemas yang berlebihan.
Perasaan tersebut biasanya muncul ketika dirinya mulai mempertanyakan perasaan pasangannya, apakah ia benar-benar mencintainya.
Selain itu, mereka juga cenderung menginginkan kedekatan yang lebih dalam dan selalu ingin berada di dekat orang yang dicintai, termasuk pasangan, orang tua, maupun teman dekatnya.
Kondisi ini tidak akan memengaruhi Kesehatan mental, namun risiko yang dihadapi dapat meningkat.
Penyebab Anxious Attachment Style
Dikutip dari beberapa sumber, Anxious attachment kemungkinan besar berasal dari masa kanak-kanak yang tumbuh dengan pola asuh tersebut.
Pola asuh yang tidak konsisten dapat menyebabkan anak memiliki pola pemikiran anxious attachment. Sebab sikap orang tua yang terkadang hangat atau penuh perhatian dan kemudian di lain waktu bersikap mengabaikan.
Selain itu, terdapat hal lain yang dapat memicu anxious attachment style ini, yaitu:
- Tidak mendapatkan perhatian emosional yang cukup
- Pola asuh yang tidak konsisten (terkadang terlalu dimanjakan dan kemudian diabaikan)
- Memiliki trauma masa lalu atau pengabaian emosi
- Orang tua yang cemas berlebih atau anxious attachment style
- Pernah menjadi korban ghosting
Ciri-Ciri Anxious Attachment Style
Anxious attachment dapat terjadi pada anak-anak maupun orang dewasa, anak-anak yang memiliki attachment ini sering kali merasa cemas dan khawatir terhadap seseorang yang mereka anggap rumah, seperti orang tua, kakek, nenek, dan lainnya.
Sementara pada orang dewasa, cenderung takut pada penolakan yang dilakukan oleh pasangan yang memicu keinginan untuk lebih dekat secara intim dengan paksa.
Individu attachment ini biasanya memiliki ciri-ciri:
- Rasa takut yang besar akan penolakan, ditinggalkan, diabaikan
- Haus akan perhatian dan validasi orang lain
- Kesulitan mempercayai orang lain
- Kondependen
- Sensitive terhadap kritik
- Cenderung cemburuan
- Kerap merasa rendah diri dan tidak layak dicintai
Cara Mengatasi Anxious Attachment Style
Anxious Attachment Style dapat diatasi dengan beberapa sebagai berikut.
- Kenali Penyebab
- Lakukan refleksi
- Memahami diri sendiri dan melakukan penerimaan diri
- Membangun komunikasi yang baik
- Membangun rasa percaya diri
- Konsultasi dengan Psikolog
DINDA
Editor : Imron Arlado