JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Kebanyakan orang pasti menganggap kepribadian seseorang hanya ada dua yaitu ekstrovert dan introvert. Namun dibalik itu masih banyak jenis dan sebutan untuk kepribadian seseorang, salah satu contohnya adalah ambivert. Istilah ini memang terdengar sedikit asing di telinga.
Penasaran pengertian dan ciri-ciri kepribadian ambivert? Temukan jawabannya di bawah ini.
Apa Itu Kepribadian Ambivert?
Kepribadian ambivert merupakan istilah yang merujuk kepada seseorang yang memiliki keseimbangan antara ekstrovert dan introvert. Mereka mampu menempatkan dirinya untuk berperilaku ekstrovert juga merasa nyaman saat menyendiri layaknya introvert.
Faktanya istilah ambivert berasal dari dua kata lain yaitu “ambi” dan “vert”. Ambi memiliki arti keduanya sedangkan vert merupakan arah atau kecenderungan. Ambivert berbeda jauh dengan kepribadian ganda.
Baca Juga: Gangguan Kepribadian Dependen, Kondisi Seseorang yang Tidak Bisa Mandiri
Ambivert merupakan keadaan normal yang dialami seseorang yang bisa menyeimbangkan dua kepribadian yaitu ekstrovert dan introvert. Sedangkan kepribadian ganda merupakan gangguan psikologis yang harus mendapatkan penanganan medis. Kepribadian ganda seringkali disebut dengan Dissociative Identity Disorder (DID). Orang yang mengalami kepribadian ganda biasanya disebabkan karena trauma yang mendalam.
Ciri – Ciri Kepribadian Ambivert
- Mudah Bersosialisasi
Mereka menyukai obrolan yang panjang dan serius. Namun, setelah itu mereka juga membutuhkan waktu sendiri untuk beristirahat. Mereka tidak akan menyendiri dengan waktu yang lama karena mereka juga membutuhkan sosialisasi dengan orang lain.
- Menjadi Pendengar yang Seimbang
Ambivert tidak ingin memotong pembicaraan, ia akan merespon ketika waktunya berbicara. Ia akan pasif ketika berhadapan dengan sesama introvert. Ia juga bisa aktif saat mendengarkan curahan hati temannya yang mengalami masalah.
Baca Juga: FakTa Fakta Blueno One Piece Musuh dari Gear 2 Luffy
- Memiliki Jiwa Pemimpin
Ciri selanjutnya yaitu ambivert seringkali dijadikan sebagai pemimpin atau ketua dalam sebuah regu. Mereka mampu bersikap di dua situasi berbeda. Dengan begitu kerjasama akan mudah terjalin meskipun sedang menghadapi orang ekstrovert ataupun introvert. Selain itu mereka berani untuk mengambil keputusan di tengah permasalahan.
- Mudah Lelah saat Bersosialisasi dan Menyendiri
Keseimbangan antara ekstrovert dan introvert kadang membuatnya berada di situasi melelahkan. Mereka memang nyaman saat bersosialisasi dengan banyak orang, namun mereka juga membutuhkan waktu menyendiri ketika sudah merasa lelah. Mereka juga tidak mau introvert terlalu lama karena akan membuatnya merasa lelah.
Baca Juga: Info Haji; Hari Ini Disusul Kloter Berikutnya Pemberangkatan 128 CJH Kota
- Peka Terhadap Perasaan Orang Lain
Seorang ambivert sudah terbiasa dengan dua keadaan sosial yang berbeda yaitu ekstrovert dan introvert. Tanpa mereka sadari, hal itu membuatnya semakin peka terhadap kondisi perasaan orang lain. Mereka mampu mengendalikan diri dan paham kapan waktunya mereka bertindak dan berbicara dengan tepat. LAILA
Editor : Imron Arlado