JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Musisi Ardhito Pramono buka suara soal penyesalan terbesar dalam hidupnya – yaitu perceraian dengan mantan istrinya, Jeanneta Sanfadelia.
Dalam podcast PWK bersama Gofar Hilman yang tayang Sabtu (10/5/2025), Ardhito secara emosional mengungkap bahwa dirinya sedih hingga menangis karena merasa telah menyia-nyiakan cinta tulus dari wanita yang telah menemaninya selama bertahun-tahun.
Ardhito menyebut dirinya telah melakukan sebuah “pengorbanan” terhadap rumah tangganya. Ia menggunakan istilah “sacrifice marriage” karena telah meninggalkan Jeanneta demi perempuan lain yang saat itu dianggap memiliki luka batin serupa dengannya.
Namun, kisah itu berakhir pahit. Setelah meninggalkan sang istri,perempuan tersebut justru berselingkuh darinya.
Perasaan itu semakin dalam ketika suatu hari Ardhito melihat archive story Jeanetta di media sosial.
“Gue lihat foto dia, cantik banget… dan saat itu gue ngerasa, ‘kenapa gue tinggalin dia?” ungkapnya. Ardhito pun mengutuk dirinya sendiri karena pernah meragukan ketulusan sang mantan istri
Penyanyi lagu 925 ini juga menyampaikan bahwa selama delapan tahun berpacaran dan menikah dengan dengan Jeanetta, ia sering mempertanyakan apakah dirinya benar-benar dicintai.
“Gue nggak pernah merasakan dicintai. Gue dibesarkan dengan tuntutan, bukan kasih sayang,” katanya.
Ardhito diketahui dibesarkan oleh tante yang ia panggil ibu, setelah ibunya meninggal saat ia masih kecil. Dalam kekosongan emosional itulah, ia justru mendekat pada orang lain yang dianggapnya juga ‘tidak pernah dicintai’. Dari sanalah pernikahannya dengan Jeanetta mulai retak.
Kini setelah semuanya berakhir, Ardhito baru menyadari arti sebenarnya dari cinta yang pernah ia miliki. “That was pure love. She was my first love,” ucapnya lirih.
Ardhito, yang didiagnosa mengidap Borderline Personality Disorder (BPD), mengaku masih sering menangis karena kegagalannya dalam mempertahankan rumah tangga. Dalam upaya untuk berdamai dengan diri sendiri, ia pun menyalurkan perasaannya dengan menulis sebuah jurnal.
Pernikahan Ardhito dan Jeanetta yang berlangsung pada 2029 awalnya tidak diketahui oleh publik. Hubungan mereka baru terungkap saat Ardhito terlibat kasus narkoba pada 2022.
Saat itu, pihak kepolisian yang menyebut bahwa Ardhito dijenguk oleh istrinya, membuat publik baru sadar bahwa ia telah menikah.
Baca Juga: Sunardi Resmi Pimpin PKDI Mojokerto, Komitmen Kawal Suksesi Program KISDA
Pernikahan itu membuahkan seorang putri bernama Asmara Pramono. Namun Pada 24 Agustus 2023, keduanya resmi bercerai. Dalam sebuah unggahan emosional di Instagram, Ardhito menyampaikan harapan terbaik untuk mantan istrinya.
“You’ve always been my Candy. I always love you,” tulisnya.
Kini meski telah berpisah, baik Ardhito maupun Jeanetta tengah melanjutkan hidup. Ardhito fokus bermusik bersama grupnya, Wijaya 80, sementara Jean terlihat menikmati waktu bersama teman-temannya dan mengembangkan karier di dunia fashion serta seni visual.
Profil Jeanneta Sanfadelia
Jeanneta, atau yang akrab disapa Jean, lahir pada 8 Juni 1998. Ia adalah seorang model profesional sekaligus desainer grafis yang berbakat.
Jean menempuh pendidikan di sekolah mode ESMOD Jakarta dan lulus pada 2019. Ia pernah bergabung dengan agensi Wynn Models Indonesia dan kerap tampil di berbagai ajang fashion show ternama.
Baca Juga: Jelang Laga Madrid vs Mallorca, Sederet Pemain ini Diprediksi Absen Berlaga
Dengan tinggi badan 172 cm, Jean juga aktif sebagai model komersial dan pernah bekerja sama dengan brand fashion global seperti Uniqlo.
Tak hanya itu, Jeanetta juga dikenal punya ketertarikan di bidang seni. Ia beberapa kali membagikan video dirinya menari di akun Instagram pribadinya.
Selain modelling dan menari, Jean juga memiliki hobi desain grafis. Ia bahkan mengunggah karya-karyanya melalui akun @studios.jeanne.
Sosok Jean memang jarang mengumbar kehidupan pribadinya di media sosial. Bahkan ketika masih masih jadi istri Ardhito, Jean lebih sering membagikan karya dan aktivitas karirnya. NESTYA
Editor : Imron Arlado