Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Bahaya untuk Perkembangan Anak, Inilah Dampak Video Short Jika Ditonton Terlalu lama. Ada yang Sampai Bikin Tantrum!

Adelia Kharisma Putri • Jumat, 9 Mei 2025 | 21:54 WIB

Bahaya Untuk Perkembangan Anak, Inilah Dampak Video Short Jika Ditonton Terlalu lama. Ada yang Sampai Bikin Tantrum!
Bahaya Untuk Perkembangan Anak, Inilah Dampak Video Short Jika Ditonton Terlalu lama. Ada yang Sampai Bikin Tantrum!

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Video short atau video pendek yang saat ini sudah tersedia di berbagai platform sosial media seperti TikTok, Instagram Reels, YouTube Shorts, dan Facebook memudahkan anak untuk mengakses segala konten dengan cepat, menghibur, dan adiktif.

Kecanduan video pendek ini jika terus-menerus dilakukan justru akan berbahaya bagi anak-anak.

Berdasarkan studi terbaru menjelaskan bahwa terlalu sering menonton video pendek akan mengganggu tumbuh kembang anak, terutama dalam hal kognitif dan pengaturan emosi.

Anak-anak suka menonton video pendek karena visual yang ditampilkan menarik seperti warna yang cerah, animasi cepat, dan efek transisi yang memang cukup menarik perhatian.

Selain itu alur cerita cepat yang disajikan dalam video pendek membuat anak-anak tidak memerlukan banyak pikiran. Hal ini juga diikuti dengan algoritma personalisasi yang disesuaikan dengan konten-konten yang biasa anak-anak tonton akan membuat mereka semakin betah untuk tidak meninggalkan gadgetnya.

Keinginan untuk terus menonton ini juga membuat lonjakan hormon dopamine yang memicu dopamine rush atau sensasi kepuasan instan di otak. Hal ini menyebabkan berbagai dampak untuk perkembangan anak.

Baca Juga: Rekaman Suara Kim Sae Ron Terungkap! Beginilah Kelakuan Kim Soo Hyun Selama Ini

Dampak buruk menonton video pendek pada anak

1. Jarak waktu perhatian atau fokus anak semakin pendek

Penelitian American Psychological association (APA) menjelaskan bahwa rentang perhatian manusia setelah banyaknya konten video pendek adalah 45 detik.

Hal ini dapat memicu anak-anak yang sering menonton video pendek akan sulit fokus dalam belajar, cepat bosan, dan kesulitan dalam memahami bacaan panjang.

 

2. Penurunan daya ingat

Anak-anak yang menonton video pendek secara berlebihan dapat menyebabkan gangguan memori jangka panjang dan jangka pendek karena terlalu sering mengkonsumsi informasi yang terlalu singkat dan cepat.

Hal ini berakibat anak-anak akan sulit mengingat pelajaran di sekolah, cenderung gampang melupakan hal-hal penting, dan sulit memahami konsep pelajaran yang kompleks.

 

3. Berisiko terkena depresi dan stres

Terlalu sering menonton video pendek membuat anak-anak akan kesulitan untuk mengatur emosi dan mudah stres. Hal ini ditandai dengan mudah merasa cemas jika beberapa menit saja tidak menonton video pendek.

Selain itu juga akan lebih sering tantrum atau cepat marah jika membatasi screen time, dan kesulitan tidur.

 

4. Menurunkan tingkat kreativitas dan kemampuan berpikir kritis

Anak-anak akan kesulitan untuk berpikir kritis karena tidak terbiasa menganalisis informasi secara mendalam. Selain itu kreativitas anak semakin terbatas karena jarang berimajinasi layaknya anak-anak seumurannya.

Tidak biasa untuk menyelesaikan masalah jika dihadapkan dengan suatu masalah karena tidak terbiasa melakukan pemikiran jangka panjang.

 

Baca Juga: Agensi Kim Soo Hyun Rilis Pernyataan Resmi, Sebut Bukti Konferensi Pers yang Diklaim Hoverlab Palsu

 

Lalu, bagaimana cara mengatasi agar anak-anak tidak kecanduan menonton video pendek?

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan oleh orang tua agar anak tidak kecanduan menonton video pendek seperti:

- Orang tua ikut menonton video tersebut bersama anak, dengan ikut menonton orang tua dapat sesekali menyelingi untuk menjelaskan video apa yang ditonton oleh anak sehingga anak masih aktif untuk berpikir kritis.

- Alihkan perhatian dengan membatasi screen time dan cari aktivitas lain, banyak aktivitas lain yang dapat dilakukan bersama anak seperti bermain, bernyanyi, mengajak anak memasak, dan bermain di luar ruangan.

 

Baca Juga: Bahaya Untuk Perkembangan Anak, Inilah Dampak Video Short Jika Ditonton Terlalu lama. Ada yang Sampai Bikin Tantrum!

 

- Terapkan jadwal tertentu untuk bermain gadget, memberikan jadwal secara tegas kepada anak waktu kapan saja diperbolehkan untuk bermain hp agar konsumsi konten video pendek dapat terkontrol.

 

Meskipun untuk mengontrol gerak-gerik anak setiap detik sulit. Namun dengan memberikan batasan dan tidak memberikan gadget sebagai pengalihan perhatian, akan menjauhkan anak terkena dampak buruk dari terlalu sering menonton video pendek.

Editor : Imron Arlado
#video short #kecanduan video pendek #bahaya menonton video pendek #Video Pendek YouTube #reels #perkembangan anak #video tik tok #tantrum anak #video pendek