Jawa Pos Radar Mojokerto - Di tengah panasnya permasalahan konser Day6 di Jakarta pada 3 Mei 2025, akun resmi X (Twitter) Jawa Pos Arena juga tagih pelunasan pembayaran venue pada Mecima.
Buntut dari tagihan itu, penggemar Day6 ( MyDay ) semakin geram dengan promotor yang sering dijuluki “Si Kuning” oleh K-Popers itu.
Sejak pengumuman resmi pada (12/08/2024) mengenai jadwal tur dunia ke-3 Day6 yang bertajuk Forever Young itu memang sudah mengejutkan MyDay Indonesia karena jumlah kota yang akan dijadikan tempat konser di Indonesia.
Bagaimana mungkin Day6 memilih 3 kota besar di Indonesia jadi tempat konser tur dunianya yang ke-3. Apalagi saat itu, hanya grup Day6 sebagai artis Kpop pertama yang mengadakan konser 3 kota di Indonesia.
Jika sesuai jadwal yang dibagikan, Day6 akan mengadakan konser di Bali Nusa Dua Convention Center pada 13 Oktober, Jawa Pos Arena Surabaya pada 16 Oktober , dan Beach City International Stadium Jakarta pada 19 Oktober 2024.
Tetapi pada tanggal 23 dan 30 Agustus, grup pemilik lagu “Congratulations” itu kembali umumkan tambahan konser di Jakarta pada 20 Oktober 2024 karena banyaknya permintaan.
Tak tanggung-tanggung, pada tur dunia ke-3 Day6 Forever Young ini mereka juga akan mengadakan konser tambahan sebagai penutup tur dunia tersebut, yang ternyata Indonesia juga masuk sebagai salah satu daftar negara yang disinggahi setelah Korea Selatan dan Jepang.
Konser tambahan itu awalnya akan diadakan pada 3 Mei 2025 di Jakarta International Stadium ( JIS ) yang sekaligus akan jadi konser stadium pertama oleh Day6 di kancah internasional.
Namun, pada 21 Maret 2025 melalui akun resmi sosial media Mecima sebagai promotor telah mengumumkan perpindahan venue yang awalnya di JIS kini berganti ke Stadion Madya GBK.
Keputusan tersebut adalah hasil pertimbangan mengenai adanya jadwal pertandingan Persija Jakarta vs Semen Padang FC di JIS pada 27 April, sedangkan persiapan untuk konser grup band Kpop biasanya perlu persiapan satu minggu, yang seharusnya perlu dimulai sejak 24 April.
Semenjak saat itulah para penggemar mulai gaduh karena perpindahan venue setelah pembelian tiket tersebut akan berpengaruh pada perbedaan nomor kursi yang dibeli, sayangnya kegaduhan tersebut belum diberikan solusi yang efektif oleh Mecima sebagai promotor.
Bagai sudah jatuh tertimpa tangga pula, di tengah kegaduhan nomor kursi penonton yang belum rilis menjelang hari H konser, Jawa Pos Arena muncul dengan informasi tagihan pada Mecima atas penunggakan pelunasan venue yang dipakai Day8 konser pada Oktober lalu.
“Halo, Anda masih memiliki kekurangan pembayaran di tempat kami Jawa Pos Arena Surabaya! Mohon segera dibayarkan, kami sudah berusaha berbicara baik baik, tetapi anda menutup akses kami dan tidak merespon tim kami. Sudah 6 bulan kami hanya dijanjikan pembayaran. Terima kasih,” tulis akun X @grahapenasby sebagai akun resmi Jawa Pos Arena Surabaya saat mengutip salah satu cuitan akun @mecimapro di X.
Seketika unggahan tersebut ramai oleh tanggapan penggemar yang merasa bahwa promotor Mecima terkesan kurang profesional untuk memegang konser besar seperti grup Kpop Day6.
Adapun cuitan tanggapan penggemar di X dengan nama pengguna @mrsjung******o setelah adanya tagihan dari Jawa Pos Arena pada Mecima.
“KURANG MURAH APALAGI COBA, MECIMA BIKIN MALU MASIH NGUTANG PADAHAL KONSERNYA 6 BULAN LALU SOLD OUT….,” tulis akun tersebut di X.