Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Cocok Jadi Tempat Healing dan Destinasi Wisata Akhir Pekan Bersama Keluarga, Berikut 5 Air Terjun Terbaik di Mojokerto

Eki Septian Tri Wulansari • Minggu, 4 Mei 2025 | 01:44 WIB
Cocok Jadi Tempat Healing dan Destinasi Wisata Akhir Pekan Bersama Keluarga, Berikut 5 Air Terjun Terbaik di Mojokerto
Cocok Jadi Tempat Healing dan Destinasi Wisata Akhir Pekan Bersama Keluarga, Berikut 5 Air Terjun Terbaik di Mojokerto

RADAR MOJOKERTO - Tak hanya menyajikan beragam wisata budaya saja, wilayah Mojokerto khususnya di daerah Pacet dan Trawas memiliki beragam wisata alam yang menarik untuk dikunjungi. Kedua wilayah ini memang populer sebagai destinasi wisata alam dengan pemandangan indah dan udara sejuk di Mojokerto.

Pacet diketahui terletak di sebelah selatan Kabupaten Mojokerto yang letaknya berada di kaki Gunung Anjasmoro dan Welirang. Sedangkan Trawas berada di sebelah tenggara Kabupaten Mojokerto yang diapit oleh Gunung Welirang dan Gunung Penanggungan.

Berada disekitar daerah pegunungan mungkin membuat Anda khawatir akan medan yang dilalui ketika ingin berwisata alam di Pacet dan Trawas Mojokerto. Namun Anda tidak perlu khawatir, berikut beberapa rekomendasi tempat wisata air terjun di Mojokerto yang cocok untuk healing dan menjadi destinasi wisata bersama keluarga dengan akses yang mudah dilalui.

1. Air Terjun Watu Lumpang

Watu Lumpang merupakan salah satu air terjun yang lokasinya masuk dalam objek wisata alam Taman Hutan Raya Raden Soerjo, wilayah yang menghubungkan daerah Pacet dan Batu, Malang. Watu Lumpang tepatnya terletak di Desa Sensi Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto.

Memiliki ketinggian sekitar 1.750 mdpl, akses menuju air terjun terbilang landai dan curam dengan topografi yang datar. Bentuk dua air terjun yang berhadapan dan melebar ke samping menjadikan Watu Lumpang berbeda dari air terjun biasanya, unik dan istimewa. Debit air dari wisata ini juga tidak terlalu deras, sehingga aman jika ingin berkunjung bersama teman dan keluarga. 

Berbicara soal fasilitas, objek wisata air terjun Watu Lumpang menyediakan gazebo untuk bersantai, shelter, toilet, tempat parkir, hingga berbagai spot foto menarik di lokasi air terjun. Jalanan menuju ke tempat wisata juga sudah beraspal meski jalan nya cukup menanjak dan berkelok-kelok. Untuk menikmati keindahan air terjun Watu Lumpang, cukup berjalan sejauh kurang lebih 50 meter dengan berjalan kaki dari loket masuk.

Tarif masuk wisata air terjun Watu Lumpang terbagi menjadi dua yakni untuk wisatawan WNI dihargai sebesar Rp 10.000 per orang dan asuransi sebesar Rp 1.000. Sedangkan pada wisatawan WNA akan dikenakan tarif masuk seharga Rp 50.000 dan tambahan asuransi Rp 1.000. Tak perlu menunggu akhir pekan, air terjun Watu Lumpang buka setiap hari, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Baca Juga: Kandungan Dark Chocolate Lebih Baik Bagi Kesehatan Daripada Milk Chocolate? Begini Faktanya

2. Air Terjun Dlundung

Wisata air terjun Dlundung diketahui berada di daerah Trawas, tepatnya di Dusun Ketapang, Kemloko, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Terletak di lereng Gunung Penanggungan, air terjun satu ini menawarkan suasana yang sejuk dan suara gemericik air dengan iringan suara hewan-hewan di sekitarnya, membuat siapapun akan betah berlama-lama menikmati keindahan air terjun Dlundung. 

Selain menarik, rute menuju air terjun Dlundung terbilang mudah karena area yang dilalui sudah disesuaikan dengan baik oleh pengelola agar wisatawan mudah menjelajah air terjun di Trawas ini. Banyak wisatawan mengabadikan momen di Dlundung dengan berfoto di dekat air terjun untuk memamerkan keindahan dari air terjun Dlundung yang menawan. 

Air terjun Dlundung menawarkan fasilitas lain seperti kawasan perkemahan, fasilitas outbound, rumah kelinci sebagai wahana edukasi, dan beragam warung makan untuk berkuliner sejenak sembari menikmati suasana sejuk yang tidak akan ditemukan ketika berada di kota.

Masuk air terjun Dlundung cukup membayar Rp 7.500 (weekday) dan Rp 10.000 (weekend) untuk anak-anak. Dewasa dikenakan Rp 10.000 (weekday) dan Rp 12.500 (weekend). Saat memasuki wilayah air terjun Dlundung juga akan dikenakan tarif kendaraan sebesar Rp 2.000 untuk motor dan Rp 3.000 untuk kendaraan roda empat.

Air terjun Dlundung buka setiap hari mulai pukul 08.00 - 16.00 WIB. Jika ingin melakukan camping di sekitar kawasan air terjun Dlundung, tiket camping yang harus dibayar sekitar Rp 5.000. Selain itu, wisatawan juga perlu menyediakan Rp 5.000 untuk menikmati dan berfoto ria di spot selfie. Kawasan Dlundung juga menyediakan Rumah Kayu Omah yang dibanderol seharga Rp 250.000 per malam.

3. Air Terjun Coban Canggu

Air terjun Coban Canggu terletak di wilayah Padusan, Pacet, Mojokerto. Daya tarik air terjun ini terletak pada keindahan alam dan pesona air terjun dengan ketinggian kurang lebih 100 meter. Coban Canggu terletak di kaki Gunung Welirang dan dikelilingi pepohonan dan alam yang masih terjaga baik. Udara sejuk juga bisa dirasakan ketika mengunjungi wisata alam di Pacet ini.

Medan yang dilalui ketika akan mengunjungi air terjun ini sebenarnya tidak sulit, hanya saja membutuhkan tenaga lebih untuk berjalan sejauh 600 meter dengan menempuh sekitar 200 anak tangga untuk menikmati keindahan wisata air terjun Coban Canggu.

Jangan khawatir jika membawa anak-anak karena wisata satu ini sudah lengkap dengan ayunan, perosotan, dan wahana permainan lain yang membuat anak-anak tidak akan merasa bosan.

Saat berada di area wisata, wisatawan diperbolehkan untuk bermain air sampai mandi. Namun, terdapat larangan untuk melewati pembatas yang telah disediakan pengelola agar wisata tetap aman dan nyaman.

Pengelolaan kawasan wisata Coban Canggu sudah terbilang baik dan disertai fasilitas lengkap. Selain air terjun, Coban Canggu juga menyediakan area parkir cukup luas, mushola, kamar mandi, gazebo, dan warung/rumah makan. Cocok untuk destinasi liburan bersama keluarga.

Wisata Coban Canggu sendiri buka setiap hari pukul 08.00-16.00 WIB dengan harga tiket masuk pada weekday sebesar Rp 7.000 per orang dan saat weekend tiket masuk dihargai Rp 10.000 per orang. Siapkan juga uang untuk parkir sebesar Rp 2.000 (motor) dan Rp 5.000 (mobil).

Baca Juga: Ramalan Tarot Mei 2025: Capricorn Sukses Secara Finansial, Aries Bingung Memilih, Bagaimana dengan Zodiak Lainnya?

4. Air Terjun Grenjengan

Tak jauh dari air terjun Coban Canggu, wisata air terjun Grenjengan juga tak kalah menarik dikunjungi. Lokasi tepat air terjun Grenjengan sendiri terletak di Dusun Grenjengan, Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Mojokerto.

Secara keindahan, tak perlu diragukan lagi. Air terjun Grenjengan menawarkan panorama indah dengan aliran air bersih dan pepohonan hijau, membuat suasana sejuk dan tenang. Air terjun Grenjengan bersumber dari mata air Gunung Welirang dan arus air terjun setinggi 25 meter ini terbilang cukup stabil. Akan tetapi tetap harus berhati-hati apabila hujan turun, arus air biasanya akan lebih deras.

Jalur yang ditempuh untuk menikmati keindahan air terjun Grenjengan cukup mudah, tersedia tangga yang aman menuju air terjun sehingga cocok dijadikan destinasi bersama teman dan keluarga. Fasilitasnya juga terbilang lengkap, terdapat toilet, kamar ganti, hingga beberapa warung makan di sekitarnya.  

Jika akan mengunjungi Grenjengan, cukup menyiapkan uang Rp 10.000 saja per orang. Air terjun Grenjengan sendiri buka setiap hari dari pukul 08.00 - 17.00 WIB.

 

5. Air Terjun Duyung Trawas Hill

Wisata Duyung Trawas Hill berada di Dusun Bantal, Desa Duyung, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Kawasan air terjun Duyung Trawas Hill (DTH) dikelilingi oleh beberapa pegunungan, Gunung Welirang, Arjuno, dan Penanggungan.

Maka tak heran jika suasana dan udaranya begitu sejuk dan memberikan kenikmatan juga keindahan alam yang memukau bagi para wisatawan. 

Wisata Duyung Trawas Hill tak hanya menawarkan air terjun, melainkan kehadiran berbagai fasilitas pelengkap lainnya.

DTH juga menawarkan objek wisata lain seperti outbound, kolam renang, penginapan, area berkemah, dan pusat kuliner dengan harga relatif terjangkau.

 

Baca Juga: Layani Istana hingga Jual Jamu di Pasar

Tiket masuk air terjun Duyung Trawas Hill cukup terjangkau, sekitar Rp 10.000 saja. Sedangkan masuk ke kolam renang sediakan uang sebesar Rp 25.000 (weekday) dan Rp 30.000 (weekend).

Jika ingin melakukan outbound, harga bergantung pada paket yang dipilih, namun berkisar antara Rp 120.000 - Rp 250.000.

Editor : Imron Arlado
#Watu Lumpang #dlundung #trawas #tiket wisata #Raden Soerjo #fasilitas wisata #Coban Canggu #Duyung Trawas Hill #objek wisata air terjun