JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Film hollywood bergenre thriller terbaru yang dirilis oleh Universal Pictures, berjudul Drop yang berhasil menggabungkan elemen teknologi dan psikologis.
Disutradarai oleh Christopher Landon, film ini menghadirkan ketegangan yang terjadi dalam satu malam.
Berbeda dengan film thriller lainnya, Drop mengisahkan seorang single mother bernama Violet yang masih terbayang akan trauma kejadian masa lalu dan memutuskan hidup sendiri selama bertahun-tahun karena terdapat sosok putra yang harus ia jaga.
Film ini memiliki premis yang cukup sederhana, karena setelah pembukaan akan langsung menampilkan inti dari kisahnya tanpa bertele-tele, sehingga membuatnya lebih enak untuk dinikmati.
Lantas, seperti apa kisah yang dimuat dalam film ini? Untuk mengetahui, simak penjelasan sebagai berikut.
Sinopsis Film Drop
Film Drop menyorot kisah seorang ibu tunggal yang telah lama memilih menjalani hidup tanpa seorang suami, selama ini ia hanya hidup dengan putranya saja.
Setelah bertahun-tahun sendiri, Violet akhirnya memutuskan untuk membuka hati dengan mengikuti kencan pertamanya di sebuah restoran mewah, Palate.
Ia berkencan dengan Henry Campbell, sosok pria tampan yang merupakan seorang fotografer. Awalnya semua berjalan lancar tanpa halangan apapun. Namun, tiba-tiba hal tak terduga terjadi pada Violet, ia mulai menerima pesan anonim misterius melalui fitur AirDrop pada ponselnya.
Tanpa pikir panjang, Violet hanya mengabaikan pesan tersebut, tetapi semakin ia menghiraukan semakin banyak pula teror-teror pesan yang dikirim.
Hingga suasana romantis kencan berubah menjadi mimpi buruk, si pengirim pesan mulai mengancam keselamatan adik dan anaknya jika Violet tidak menuruti perintah.
Klimaks terjadi ketika Violet memantau rumahnya melalui rekaman CCTV, ia mendapati sosok bertudung misterius yang tengah bersiap menghabisi keluarganya.
Ketegangan yang dirasakan oleh pemeran utama berhasil tersampaikan kepada penonton, serta akting aktris yang lihai dalam menunjukkan suasana panik dan khawatir membuat suasan menjadi lebih mendebarkan.
Terutama ketika Violet mulai menyadarai bahwa fitur AirDrop hanya bisa digunakan dalam jarak dekat yang memungkin si pelaku teror berada di restoran yang sama dengan mereka.
Selain memiliki premis yang sederhana, film ini juga memiliki setting ruang yang sama. Meski begitu, Drop sama sekali tak kehilangan kesempatan untuk menampikan visual yang memukau.
Hal tersebut menunjukkan kehebatan sang sutradara dalam memenuhi tugas dan mengeksekusi dengan menyeimbangkan tone serius yang ringan serta sentuhan visual yang membuat penonton ikut merasakan perasaan sang tokoh utama.
Daftar Pemain
- Meghann Fahy sebagai Violet
- Violett Beane sebagai adik Violet / Jen
- Jacob Robinson sebagai anak Violet / Toby
- Brandon Sklenar sebagai Henry
- Gabrielle Ryan sebagai Cara
- Reed Diamond sebagai Richard
- Ben Pelletier sebagai pria bertudung
- Ed Weeks sebagai Phill
(DINDA)
Editor : Imron Arlado