JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Model sekaligus pengusaha di dunia kecantikan, Hailey Bieber, kembali membagikan kabar terkait kondisi kesehatannya yang cukup memprihatinkan. Melalui unggahan Instagram Story pada 21 April, Hailey mengungkap bahwa dirinya tengah mengalami kista di bagian ovarium.
Dalam unggahan tersebut, Hailey memperlihatkan kondisi perutnya yang tampak membuncit.
Namun, ia menegaskan bahwa pembengkakan itu bukan disebabkan oleh kehamilan, melainkan akibat kista ovarium yang sedang ia alami. Ia juga menambahkan beberapa penjelasan terkait kondisi medis yang sedang dihadapinya.
Sebelumnya, pada bulan Maret lalu, Hailey juga sempat mengalami stroke ringan yang membuatnya harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, dokter menemukan kelainan pada jantungnya yang akhirnya mengharuskan Hailey menjalani prosedur operasi.
“Saat ini aku memiliki dua kista di ovarium, jika kamu sedang mengalaminya kamu tidak sendirian, aku bersamamu” tulis istri Justin Bieber dalam unggahan story sambil menunjukkan perutnya yang sedikit buncit karena kondisinya.
“Saya tidak menderita endometriosis atau PCOS (sindrom polikistik ovarium) tetapi saya pernah terkena kista ovarium beberapa kali dan ini rasanya tidak menyenangkan. Lanjut Hailey.
Kista ovarium yang dialami Hailey Bieber diketahui memiliki ukuran sebesar buah apel, sehingga menyebabkan perutnya tampak lebih buncit dari biasanya.
Hailey pun menegaskan bahwa pembengkakan pada bagian perutnya bukan disebabkan oleh kehamilan, melainkan karena benjolan kista yang tumbuh di ovariumnya.
Kista sendiri merupakan kantung berisi cairan yang terbentuk akibat gangguan pada folikel ovarium. Kondisi ini biasanya muncul selama masa subur atau saat seorang wanita sedang mengalami menstruasi.
Dalam banyak kasus, kista ovarium tidak menimbulkan bahaya dan bisa menghilang dengan sendirinya tanpa perlu penanganan medis.
Meski begitu, kista bisa menjadi berisiko apabila ukurannya membesar atau kantung tersebut pecah, karena dapat menghambat aliran darah menuju ovarium. Jika tidak ditangani sejak awal, kista yang sudah dalam kondisi parah juga berpotensi berkembang menjadi penyakit yang lebih serius, termasuk kanker.
Penyebab munculnya kista cukup beragam, salah satunya adalah pertumbuhan sel yang tidak normal. Kondisi ini bisa memicu terbentuknya kista jenis dermoid, yaitu kista yang berisi jaringan seperti rambut, kulit, atau bahkan gigi.
Berbeda dengan kista ovarium yang biasanya berkaitan dengan siklus menstruasi, kista dermoid ini tidak berhubungan dengan proses tersebut.
Cara menangani Kista Ovarium
Jika kamu memiliki gejala kista ovarium, segera periksa ke dokter dan beritahukan ia semua keluhan. Jika dokter merasa kemungkinan adanya kista ovarium, kamu akan disarankan untuk melakukan pemeriksaan ultrasound.
Namun jangan khawatir, kamu bisa melakukan pencegahan yang dapat kamu lakukan diantaranya menjaga pola makan dengan mengkonsumsi makanan bergizi dan memperbanyak mengkonsumsi sayur dan buah-buahan, olahraga teratur, mengelola stres, pemeriksaan rutin, dan menghindari kebiasaan buruk. BILLA
Editor : Imron Arlado