JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Tretan Muslim akhirnya buka suara menanggapi pernyataan King Abdi yang sempat viral setelah tampil di podcast Kasisolusi.
Melalui video klarifikasi yang diunggah di kanal YouTube Tretan Universe, Tretan membantah tudingan King Abdi yang menyebut dirinya didepak dari bisnis kuliner Bebek Carok.
Dalam video klarifikasi yang diunggah di Youtube Tretan Universe, ia menjelaskan bahwa bisnisnya Bebek Carok merupakan usaha yang diciptakan Muslim dan partnernya.
“Kami berdua sepakat membangun bisnis ini dari nol, tanpa keterlibatan King Abdi. Dalam perjalanannya, partner saya sempat mengajak untuk membantu dalam hal research and development,” tutur Muslim.
Tretan menjelaskan, dirinya perlu memberikan pernyataan demi meluruskan informasi yang menurutnya bisa menimbulkan kesalahpahaman publik.
“kalau itu yang dibahas adalah brand saya, Bebek Carok, maka biar tidak menjadi kesalahpahaman yang panjang, saya harus menanggapi dari video itu,. King Abdi ini bercerita kalau dia ada bisnis Bebek Carok dan saat cabangnya 11 tiba-tiba didepak. Saya pastikan itu hoaks, itu tidak benar,”. Ungkap tretan.
“Bebek Carok adalah usaha yang diciptakan oleh saya dan partner saya,” Ujar Tretan.
“Partner saya yang memberikan dia share keuntungan 5 persen. Dia (King Abdi) dapat keuntungan dari partner saya, bukan dari Bebek Carok. Tutur Tretan.
Isu ini mencuat setelah King Abdi mengungkapkan bahwa dirinya pernah dikeluarkan dari sebuah bisnis kuliner bebek ketika usaha tersebut mulai berkembang hingga memiliki 11 cabang.
Dalam pernyataannya di sebuah podcast, King Abdi memang tidak secara eksplisit menyebut nama Bebek Carok, namun banyak pihak menduga pernyataan itu merujuk pada bisnis yang dimaksud.
Menanggapi tudingan soal pencurian resep dan pemecatan dari bisnis, Tretan Muslim pun memberikan klarifikasinya.
Meski membantah tuduhan tersebut, Muslim tetap mengakui bahwa King Abdi memiliki peran dalam pengembangan konsep awal Bebek Carok, seperti penggunaan cobek berukuran besar dan penyajian bebek yang digantung sebagai ciri khas.
“Saya akui King Abdi berjasa di konsep. Anda yang mengusulkan cobek besar dan bebek yang digantung. Silahkan anda klaim, silahkan bilang kalau Bebek Carok konsepnya dari Anda,” ujar Muslim.
Muslim menyatakan bahwa ia tidak mempermasalahkan soal konsep yang disebut-sebut berasal dari King Abdi. Namun, ia menegaskan bahwa resep yang digunakan dalam bisnis kuliner tersebut bukan milik King Abdi, melainkan milik istrinya.
Kontribusi King Abdi di Balik Dapur Selebriti
Berasal dari Jawa Timur, nama King Abdi mulai dikenal luas setelah berhasil menjadi finalis di ajang MasterChef Indonesia musim ke-10. Tak hanya piawai di dapur, ia juga menunjukkan kemampuannya dalam merancang konsep bisnis kuliner yang menarik dan berdaya jual tinggi.
Setelah kompetisi tersebut, King Abdi lebih banyak berperan di balik layar. Ia menjadi sosok berpengaruh dalam pengembangan sejumlah brand kuliner milik para selebritis. Beberapa kontribusinya dalam dunia bisnis kuliner antara lain:
- Dadar Beredar, usaha milik almarhum komika Babe Cabita, yang menghadirkan inovasi dadar gulung dengan tampilan kekinian dan cita rasa khas.
- Sego Tempong Negoro milik Vicky Nitinegoro, yang mengangkat makanan tradisional khas Banyuwangi dan memadukannya dengan konsep modern.
- Nasi Kulit Maigun, milik Ivan Gunawan, seorang desainer sekaligus presenter, yang kini menjelma menjadi salah satu jaringan franchise nasi kulit paling populer di Indonesia. BILLA