JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Terlepas dari ramainya isu dugaan eksploitasi pegawai, Oriental Circus Indonesia (OCI), memiliki sejarah yang perlu kalian ketahui.
Oriental Circus Indonesia atau yang sering dikenal OCI adalah kelompok sirkus pertama yang ada di Indonesia.
Kelompok sirkus ini memiliki peran penting dalam kemajuan seni pertunjukan di Indonesia.
Oriental Circus Indonesia dikenal karena pertunjukan akrobatiknya yang menakjubkan serta menggunakan teknologi modern, sehingga menjadi kebanggan Indonesia dalam bidang hiburan.
Awal mula didirikannya OCI pada tahun 1967 karena sang pemilik membentuk kelompok yang sama mempunya hobi di bidang seni akrobatik.
Dengan berjalannya waktu, kelompok tersebut mulai menjadi grup sirkus profesional dan berkembang dengan menyajikan beberapa pertunjukan berbagai atraksi, akrobat, badut, dan binatang terlatih.
Kini, OCI telah menyelenggarakan lebih dari 25.000 pertunjukan di berbagai kota baik di dalam maupun luar negeri, dengan jumlah penonton yang mencapai 17 orang.
Di tahun 2018, saat memperingati hari lahir OCI yang ke-50 OCI menggelar pertunjukan yang berjudul ”The Great 50 Show”.
Dengan tampilan yang menunjukkan beberapa perubahan dari konsep sirkus Indonesia, juga tidak lagi menggunakan satwa dalam atraksinya.
OCI menyajikan sirkus klasik yang dipadukan dengan teknologi modern seperti drone, laser, video mapping, dan live band sebagai pengganti pertunjukan binatang. Sirkus klasik ini disajikan untuk memberi pengalaman penonton yang menarik tanpa ada rasa disiksa.
Dengan memilih memberhentikan pertunjukan satwa liar, OCI mendapat apresiasi dari banyak pihak, termasuk Masyarakat Kesejahteraan Satwa Liar Indonesia.
Baca Juga: Harga Tiket Oriental Circus Indonesia Berapa? Kini Rami Diperbincangkan Soal Isu Eksploitasi
Keputusan yang diambil merupakan sebuah komitmen terhadap satwa, juga sesuai dengan kebijakan pemerintah yang mendukung pelarangan penggunaan hewan dalam pertunjukan sirkus.
OCI sudah menjadi bagian utuh dalam mengembangkan budaya hiburan Indonesia.
OCI mampu memadukan unsur tradisional dan modern, sehingga berhasil menyajikan pertunjukan yang dapat diterima di berbagai kalangan usia.
Hiburan sirkus tetap terlestarikan melalui museum interaktif yang didirikan di Taman Safari Prigen,, yang memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mengenal sejarah dan perkembangan sirkus di Indonesia secara mendalam.
Setelah rangkaian pertunjukan "The Great 50 Show" yang berlangsung dari November 2019 hingga Januari 2020 selesai, Oriental Circus Indonesia (OCI) resmi mengakhiri aktivitasnya sebagai kelompok sirkus keliling.
Namun demikian, warisan mereka tetap terjaga melalui berbagai program budaya dan pendidikan yang terus memberikan inspirasi bagi generasi berikutnya.
Oriental Circus Indonesia bukan sekedar kelompok sirkus biasa, mereka merupakan pelopor dalam dunia hiburan di Indonesia yang telah menginspirasi dan menghibur jutaan penonton.AINI
Editor : Imron Arlado