JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Peluang bergabung dengan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali terbuka lebar melalui program Rekrutmen Bersama BUMN (RBB) 2025.
Program ini menjadi salah satu jalur seleksi yang paling dinanti ribuan pencari pekerja di seluruh Indonesia. Setelah proses administrasi rampung, kini para peserta bersiap menghadapi tahap tes online yang menjadi salah satu kunci utama dalam proses seleksi.
Sebelum mengikuti tes online, seluruh peserta diwajibkan untuk menjalani pemeriksaan kompatibilitas perangkat (Compatibility Device Check) serta mengikuti simulasi tes terlebih dahulu.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa perangkat yang digunakan telah memenuhi persyaratan teknis, memiliki koneksi internet yang stabil, dan didukung pencahayaan yang memadai.
Peserta hanya diperbolehkan menggunakan perangkat berupa komputer atau laptop selama pelaksanaan tes online. Penggunaan perangkat lain seperti smartphone atau tablet tidak diizinkan.
Selain itu, komputer atau laptop yang digunakan harus memenuhi spesifikasi minimum yang telah ditetapkan agar proses tes dapat berjalan lancar. Berikut ini adalah daftar spesifikasi minimum yang diperlukan untuk perangkat komputer atau laptop.
Berikut adalah spesifikasi minimum perangkat komputer atau laptop yang perlu dipenuhi oleh peserta tes online:
Telah terpasang web browser versi terbaru.
Menggunakan prosesor minimal setara Intel Core i3.
Memiliki kapasitas RAM paling sedikit 4 GB (lebih baik jika 6 GB).
Penyimpanan minimal 500 GB, baik dalam bentuk HDD maupun SSD.
Menggunakan sistem operasi terbaru, seperti Windows 10/11 atau MacOS Monterey (versi 12.7.5).
Dilengkapi dengan kamera yang berfungsi dengan baik.
Sudah menginstal aplikasi Safe Exam Browser (SEB).
Koneksi internet minimal 20 Mbps direkomendasikan. Disarankan tidak menggunakan jaringan tethering
Tutorial mengerjakan tes online menggunakan SEB RBB BUMN 2025
Peserta diharuskan menyiapkan seluruh perlengkapan tes, termasuk aplikasi Safe Exam Browser (SEB), setidaknya 30 menit sebelum waktu tes dimulai.
Selain itu, peserta juga perlu memastikan bahwa koneksi internet yang digunakan stabil dan siap digunakan selama pelaksanaan tes.
Disarankan agar peserta menggunakan perangkat dengan sistem operasi Windows 10 (versi 22H2) atau Windows 11.
Bagi pengguna Mac, sistem operasi yang digunakan minimal adalah MacOS Monterey versi 12.7.5.
Peserta diwajibkan telah menginstal aplikasi Safe Exam Browser (SEB) dengan versi minimal 3.7.0 untuk pengguna Windows dan versi 3.4.1 untuk pengguna MacOS.
peserta juga harus melakukan proses Face Registration baik saat pengecekan kompatibilitas perangkat maupun saat mengikuti tes online.
Selama tes berlangsung, peserta diwajibkan untuk mengaktifkan kamera pada PC atau laptop yang digunakan. Jika menggunakan kamera eksternal, pastikan perangkat tersebut sudah terhubung sebelum membuka aplikasi SEB.
Pastikan juga kondisi pencahayaan di ruangan memadai, sehingga wajah peserta tampak jelas, terang, dan tidak tertutup bayangan atau membelakangi sumber cahaya.
Peserta diberikan batas maksimal sebanyak tiga kali untuk keluar dan masuk kembali ke dalam tes online.
Selain itu, peserta harus memastikan telah menekan tombol “Mulai Tes” yang sesuai dengan perangkat (device) yang digunakan.
Tombol “Mulai Tes” akan tampil secara otomatis sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan untuk masing-masing peserta.
Peserta juga diwajibkan mencatat password exit di kertas, karena selama tes online berlangsung, tidak diperkenankan membuka aplikasi lain maupun menggunakan ponsel.
Peserta wajib melakukan tes online secara jujur dan bertanggung jawab.
Pada saat pelaksanaan tes online, peserta dihimbau untuk menggunakan perangkat/device yang sama ketika melakukan compatibility device check. BILLA
Editor : Imron Arlado