JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Netflix akan segera menayangkan film horor Indonesia yang bertajuk ‘Racun Sangga’, diadaptasi dari sebuah kisah viral yang dipublikasikan oleh Gusti Gina lewat platform X.
Diproduseri oleh Sunil Soraya sekaligus diproduksi oleh Soraya Intercine Films, Racun Sangga menjanjikan kisah yang lebih menegangkan serta mengeksplor konflik dinamika hubungan dengan ilmu hitam yang menimpa sepasang suami istri.
Sebelumnya, film ini telah dirilis pada Desember 2024 lalu, namun akan baru ditayangkan di Netflix pada 18 April 2025. Racun Sangga sendiri merupakan santet paling menakutkan asal Kalimantan, khususnya di kalangan masyarakat Dayak.
Film ini mengisahkan tentang pasangan suami istri yang baru menikah, yakni Andi dan Maya. Di awal semuanya tampak baik saja, namun semuanya berubah ketika keduanya mulai mengalami gangguan-gangguan mistis setelah pindah rumah.
Andi mulai sering mengalami mimpi buruk hingga jatuh sakit dan tak kunjung sembuh. Sebagai seorang istri, Maya pun khawatir dengan keadaan Andi dan mulai mencari tahu penyebab sakitnya sang suami.
Ia menduga bahwa suaminya mungkin mendapat kiriman ilmu hitam seperti santet dan hal lainnya.
Sambil menunggu tanggal penayangannya, mari simak kumpulan fakta film ‘Racun Sangga’ sebagai berikut.
- Diangkat dari Kisah Viral di Platform X
Diketahui, film Racun Sangga merupakan adaptasi dari kisah populer di platform X yang ditulis oleh Gusti Gina. Mengisahkan ritual ilmu hitam (santet) yang menimpa sepasang suami istri di Kalimantan.
Gusti Gina juga sempat membagiakan beberapa bukti berupa foto dan video terkait korban santet Racun Sangga tersebut.
- Santet Racun Sangga
Ritual ilmu hitam santet tak hanya ada di pulau Jawa saja, nyatanya santet juga ada di daerah Kalimantan, salah satu santet yang paling terkenal ialah santet Racun Sangga.
Racun Sangga berkaitan dengan tradisi mistis hubungan antara alam dan masyarakat serta dunia roh. Prosesnya kerap melibatkan ritual, mantra, hingga roh.
Racun ini dianggap sebagai racun gaib paling berbahaya karena dapat bekerja walaupun tanpa kontak langsung. Selain untuk menimbulkan penyakit, santet ini juga sering kali digunakan untuk merusak keharmonisan dalam rumah tangga.
- Memperkenalkan Budaya Kalimantan
Beberapa cuplikan dalam trailer, sejumlah dialog film ini menggunakan bahasa Banjar yang dapat menambah kesan kekentalan budaya Kalimantan pada film.
- Memiliki Pesan Tersirat
Pembuatan film ini bukan hanya untuk sekedar menakuti-nakuti penonton, melainkan mengajak penonton mengikuti kisah yang emosional dan rasa kemanusiaan.
Film ini juga memiliki pesan moral yang kuat, yakni memberikan pesan mendalam terkait pentingnya refleksi diri, perubahan dalam hidup, serta keputusan yang diambil setiap harinya.
Racun Sangga menggambarkan kepercayaan masyarakat Kalimantan terhadap kekuatan supernatural atau kekuatan gaib yang terjadi antara manusia dengan alam dan dunia makhluk tak kasat mata.
Film ini juga mengajarkan pentingnya refleksi diri sebagai manusia terhadap sifat buruk manusia dan hal keji lainnya. DINDA
Editor : Imron Arlado