JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Usai tuai komentar negatif sebab posternya yang terlalu vulgar, kini film horor terbaru berjudul ‘Pabrik Gula’ telah banyak dinanti penayangannya oleh para penonton.
Diangkat dari kisah nyata yang sempat viral di treads, film ini menghadirkan pengalaman menonton untuk memecahkan misteri dengan nuansa yang mencekam dan penuh ketegangan.
Lebih menariknya lagi, film horor kali ini dikombinasi dengan budaya lokal dan elemen horor yang kental serta didukung dengan visualnya yang kuat.
Berdurasi 2 jam 13 menit, film ini akan hadir dalam dua jenis penayangan, yakni jam kuning dan jam merah.
Sebelum menonton, ketahui fakta-fakta menariknya sebagai berikut.
- Diadaptasi dari Kisah Viral di X
Film pabrik gula mengangkat kisah yang sempat ramai di X yang ditulis oleh akun SimpleMan. Menariknya, akun tersebut juga pernah menulis salah satu kisah horor populer lainnya, yakni kisah KKN di Desa Penari yang kemudian juga diadaptasi menjadi film horor.
- Sempat Terlibat Kontroversi
Sebelumnya, perilisan teaser film ini sempat memicu perdebatan publik di media sosial. Banyak yang menganggap bahwa poster tersebut terlalu vulgar dan tidak pantas, terutama untuk remaja.
- Ditayangkan dalam Dua Versi
Film Pabrik Gula menghadirkan dua versi untuk penayangannya, yakni versi jam kuning diperuntukkan untuk remaja (usia 17+) dan versi jam merah (usia 21+).
Versi jam muning lebih ramah untuk penonton usia remaja, sebab terdapat beberapa adegan yang telah disesuaikan.
Sementara itu, jam merah menampilkan adegan lengkap tanpa ada pemotongan dan sensor, jam merah hanya akan ditayangkan pada malam hari karena versi ini diperuntukkan kepada orang dewasa saja.
Perbedaan keduanya hanya terletak pada penerapan tingkat sensor, pemotongan yang dilakukan juga hanya beberapa detik.
- Penayangan Tembus Bioskop Internasional
Menakjubkan, film ini tak hanya tayang di Indonesia saja. Film Pabrik Gula, berhasil menembus pasar global dan dijadwalkan rilis di Amerika Utara dengan format IMAX pada April 2025 mendatang.
Penayangan perdananya akan dilakukan di Los Angeles pada 27 Maret, untuk penayangan di Amerika, film ini dipercayakan kepada EST N8 yang pernah menangani distribusi film horor sebelumnya.
- Lokasi Syuting yang Ekstrim
Film Pabrik Gula mengambil latar di sebuah pabrik gula tua, sehingga proses syutingnya dilakukan di pabrik gula tua terbengkalai yang telah lama tidak beroperasi.
Diketahui, syuting dilakukan di dua lokasi, yakni di Klaten dan Cirebon.
Pabrik tersebut tidak terpakai lagi pasca kebakaran, kondisi tempat yang sangat berantakan hingga dipenuhi puing-puing bangunan yang berserakan membuat tempat tersebut dihuni oleh banyak makhluk halus.
Nantikan penayangan film Pabrik Gula yang menawarkan pengalaman dan kengerian yang tak terlupakan. DINDA
Editor : Imron Arlado