Dalam kegiatan ini, sebanyak 5000 paket sembako disalurkan kepada warga kurang mampu di 18 kelurahan di Kota Mojokerto
Setiap wilayah menerima rata-rata 200 paket sembako yang didistribusikan kepada warga di 3 Kecamatan Kota Mojokerto. Selain itu, warga sekitar gereja juga turut mendapatkan bantuan ini.
Ketua Panitia GEMPITA ke-26 , Bpk Marnova Harison, menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah agar warga kurang mampu dapat merasakan sukacita menjelang perayaan Idulfitri.
"Kami ingin berbagi kasih dan kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang merayakan Lebaran. Paket sembako ini diperuntukkan bagi warga yang membutuhkan agar mereka dapat merayakan Idulfitri dengan lebih sukacita," ujarnya.
Dalam 10 tahun terakhir, jumlah paket sembako yang disalurkan konsisten di angka 4.000 sampai 5.000 paket. "Dengan harapan bisa menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan," tambahnya.
Selain di Mojokerto, kegiatan GEMPITA juga akan diadakan di Tulungagung, Sidoarjo, Lumajang, dan Jember. Yakni, dengan konsep yang sama, yaitu membagikan paket sembako kepada warga kurang mampu.
Ketua GEMPITA, Dr. Daniel Pingardi, M.Th., menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan semangat berbagi antarumat beragama.
"Kami berharap kegiatan ini bisa terus berkembang dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan. Harapannya GEMPITA menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan serta menciptakan kebersamaan di tengah keberagaman," ujar Dr. Daniel Pingardi.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, panitia GEMPITA di masing-masing kota berkoordinasi dengan pemerintah kota dan kelurahan setempat dalam mendata warga yang berhak menerima paket sembako ini.
Dengan kegiatan ini, GEMPITA Mojokerto dan wilayah lainnya berharap dapat terus berkontribusi bagi masyarakat serta menjadi bagian dari semangat kebersamaan dan toleransi di bulan Ramadan.
Pdt. Daniel Pingardi sebagai ketua GEMPITA akhir kata mengucapkan selamat Idulfitri kepada seluruh masyarakat Mojokerto. Mohon maaf lahir batin. (*/fen)
Editor : Fendy Hermansyah