Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Tak Hanya Snow White, Berikut Film-Film Live Action Disney yang Tuai Kontroversi

Imron Arlado • Minggu, 23 Maret 2025 | 21:12 WIB
Tak Hanya Snow White, Berikut Film-Film Live Action Disney yang Tuai Kontroversi
Tak Hanya Snow White, Berikut Film-Film Live Action Disney yang Tuai Kontroversi

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Film besutan Disney Snow White live action yang diadaptasi dari Snow White and the Seven Dwarfs telah tayang di bioskop 19 Maret 2025. Sayangnya, film ini menuai kontroversi dari penggemar animasi Snow White.

Dalam dunia hiburan, Disney memang sudah tidak diragukan lagi dalam pembuatan film-film yang spektakuler. Namun, tidak semua film keluaran Disney diterima oleh masyarakat, meskipun memperoleh keuntungan besar, nyatanya beberapa film ini tuai kontroversi penonton.

Beberapa film live action besutan Disney ini tuai kontroversi karena tidak sesuai dengan film kartunnya. Hal ini tentunya membuat banyak penonton yang kecewa karena tidak sesuai dengan ekspektasi.

 

Beauty and The Beast

Film live action yang diadaptasi dari film kartun besutan Disney Beauty and the Beast yang tayang pada 17 Maret 2017, tuai kontroversi akibat adanya salah satu karakter yang bingung terhadap seksualitasnya sendiri atau homoseksual.

Beberapa pihak malah mendukung karakter ini dan mengapresiasi kemajuan Disney telah berhasil membuat hubungan sesama jenis di film hiburan anak-anak.

Namun, Banyak juga yang menyayangkan hal ini karena adanya penyimpangan dalam film yang seharusnya cocok untuk keluarga. Beberapa teater memilih untuk membatalkan rencana tayang film ini, salah satunya teater di Alabama yang batal tayang karena alasan agama.

 

Dumbo

Film Dumbo live action diadaptasi dari film animasi dengan judul sama yang dirilis pada 1941. Banyak penggemar yang menantikan film ini karena pemeran utama film adalah seekor gajah yang bisa bicara.

Sayangnya, pada saat penayangan film Dumbo benar-benar mengahancurkan ekspektasi penggemar. Karakter Dumbo versi live action sangat jauh dari karakter animasinya, dalam film live action Dumbo tidak bisa berbicara seperti dalam animasinya.

 

Aladdin

Film Aladdin live action ini juga sempat ramai diperbincangkan karena kontroversi pemilihan aktor yang dinilai kurang cocok dan kontroversi penggambaran budaya. Naomi Scott sebagai Putri Jasmine dianggap kurang mempresentasikan karakternya yang berdarah Inggris-India.

Film ini penuh dengan orientalisme serta penggambaran rasis yang merugikan terhadap budaya Arab. Diduga, mitos Aladdin berakar pada rasisme, orientalisme dan Islamofobia.

 

The Little Mermaid

Walaupun film ini berhasil meraup banyak keuntunga, nyatanya banyak kontroversi yang ikut mewarnai film The Little Mermaid live action ini. Pemilihan pemeran utama Halle Bailey sebagai Ariel dianggap tidak pas dengan animasinya.

Dimana dalam film animasinya, karakter Ariel digambarkan sebagai sosok berkulit putih, bermata biru dan berambut merah. Namun, dalam film live action karakter Ariel diperankan oleh Halle Bailey yang berkulit gelap.

 

Mulan

Film Mulan live action keluaran Disney tayang di tengah pandemi COVID-19 pada September 2020. Bahkan sebelum rilis, film ini telah menuai banyak kontroversi bagi masyarakat Tiongkok.

Banyak penggemar animasi Mulan yang merasa kecewa dengan film Mulan live action ini karena menampilkan alur yang berbeda dari animasinya. Bahkan versi live actionnya tidak menampilkan karakter-karakter ikonis, tetapi membuat karakter baru yang tidak diterima penonton. IZZAH

Editor : Imron Arlado
#Dumbo #Snow White and The Seven Dwarfs #beauty and the beast #aladdin #The Little Mermaid #snow white live action #mulan #tuai kontroversi