JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Penerbangan MH720 Malaysia Airlines dari jakarta ke kuala lumpur terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Airport Kuala Lumpur pada Selasa 18 Maret 2025.
Pesawat Boeing 737-800, yang terbang malam dari Jakarta, Indonesia, menuju Kuala Lumpur dengan 115 penumpang dan tujuh awak di dalamnya, mengirimkan kode darurat 7700 yang mengancam sinyal marabahaya universal yang langsung terhubung dengan kru darat.
Kepala Eksekutif Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia Kapten Norazman Mahmud mengonfirmasi insiden tersebut, dan mengatakan panggilan darurat Boeing 737-800 diterima pada pukul 18.02.
Tepat pukul 18.18, saat matahari terbenam di ibu kota Malaysia, pesawat melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA).
Setelah mendarat, pesawat diarahkan ke ruang pendaratan terpencil, tempat semua penumpang dan awak pesawat turun dengan selamat.
“Petugas pemadam kebakaran dan teknisi diposisikan di pesawat untuk menilai situasi secara menyeluruh sebelum membuka pintu kargo,” kata maskapai tersebut.
Sementara itu, pemeriksaan di situs pelacakan penerbangan populer, FlightRadar24, menemukan bahwa pesawat itu dihadang oleh sedikitnya tiga kendaraan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bandara (AFRS) saat meninggalkan landasan.
Kendaraan tanggap darurat kemudian mengawal pesawat ke tempat parkir bandara.
NST kemudian menghubungi Malaysia Airlines untuk mendapatkan keterangan lebih rinci tentang sifat darurat dalam penerbangan tersebut.
Kru profesional pesawat terlihat saat penumpang dievakuasi dengan selamat, sementara tim darat terus berjaga-jaga hingga keadaan aman. Setelah insiden tersebut, Malaysia Airlines tetap teguh pada komitmennya terhadap keselamatan penumpang.
“keselamatan dan kesejahteraan penumpang dan kru selalu menjadi prioritas utama kami, dan kami tetap berkomitmen untuk memastikan standar keselamatan tertinggi setiap saat” kata maskapai tersebut.
Sebelumnya, situs pelacakan penerbangan Flightradar24 melaporkan bahwa penerbangan MH720 telah mengirimkan kode darurat 7700 di atas wilayah selatan Kuala Lumpur, yang mengindikasikan situasi darurat umum.
Insiden Serupa Sebelumnya
Ini bukan pertama kalinya Malaysia Airlines menghadapi insiden darurat. Pada tanggal 14 Maret 2025, penerbangan MH705 dari manila ke Kuala Lumpur terpaksa kembali ke Bandara asal setelah salah satu mesinnya dilaporkan mengalami kebakaran. Untungnya, semua penumpang dan kru selamat tanpa cedera. BILLA
Editor : Imron Arlado