Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Kebakaran di Kargo Depan, Pesawat Malaysia Airlines Penerbangan dari Jakarta ke Kuala Lumpur Terpaksa Lakukan Pendaratan Darurat di KLIA

Imron Arlado • Kamis, 20 Maret 2025 | 23:16 WIB
Kebakaran di Kargo Depan, Pesawat Malaysia Airlines Penerbangan dari Jakarta ke Kuala Lumpur Terpaksa Lakukan Pendaratan Darurat di KLIA. Sumber: malaysiaairlines.com
Kebakaran di Kargo Depan, Pesawat Malaysia Airlines Penerbangan dari Jakarta ke Kuala Lumpur Terpaksa Lakukan Pendaratan Darurat di KLIA. Sumber: malaysiaairlines.com

 

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Penerbangan Malaysia Airlines MH720 yang berangkat dari Jakarta menuju Kuala Lumpur mengalami insiden darurat pada Selasa, 18 Maret 2025.

Pesawat tersebut terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Kuala Lumpur (KLIA) setelah sistem penerbangan mendeteksi potensi kebakaran di kompartemen kargo bagian depan.

Kejadian ini membuat pihak maskapai serta otoritas penerbangan segera mengambil langkah darurat untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang dan awak pesawat. 

Pesawat jenis Boeing 737-800 ini membawa 115 penumpang dan tujuh awak kabin saat lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Jakarta.

Awalnya, penerbangan berjalan lancar sesuai jadwal, tetapi saat mendekati wilayah udara Kuala Lumpur sekitar pukul 18.02 waktu setempat, sistem pesawat memberikan peringatan adanya potensi kebakaran di dalam kompartemen kargo depan.

 

 

Menyadari situasi yang berisiko, pilot segera mengambil tindakan dengan mengaktifkan prosedur darurat dan mengirimkan sinyal transponder dengan kode 7700, yang menandakan keadaan darurat umum di udara. 

Otoritas Penerbangan Sipil Malaysia (CAAM) merespons cepat dengan memberikan prioritas pendaratan bagi MH720. Selain itu, tim pemadam kebakaran dan tim teknis di KLIA langsung disiagakan di landasan untuk mengantisipasi segala kemungkinan.

Pesawat akhirnya berhasil mendarat dengan selamat di landasan pacu 32R KLIA pada pukul 18.17, hanya 15 menit setelah sinyal darurat dikirimkan. Setelah pesawat berhenti sepenuhnya, tim darurat langsung mendekat untuk melakukan inspeksi terhadap kompartemen kargo sebelum membukanya guna memastikan tidak ada ancaman lebih lanjut. 

 

 

 

Malaysia Airlines dalam pernyataannya menegaskan bahwa keselamatan penumpang dan awak merupakan prioritas utama maskapai. Mereka menjelaskan bahwa langkah-langkah pencegahan, termasuk pengaktifan sistem pemadam kebakaran otomatis di dalam kompartemen kargo depan, telah dilakukan sesuai dengan standar keselamatan penerbangan.

Seluruh penumpang dan awak pesawat berhasil dievakuasi dengan selamat tanpa adanya laporan cedera atau korban jiwa. 

 

 

Saat ini, Malaysia Airlines bekerja sama dengan otoritas terkait untuk menyelidiki lebih lanjut penyebab munculnya peringatan kebakaran tersebut.

Tim teknis maskapai akan melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap sistem pesawat serta kompartemen kargo guna memastikan apakah peringatan itu disebabkan oleh kebakaran nyata atau hanya kesalahan sensor. 

Meski insiden ini sempat menimbulkan kekhawatiran, respons cepat dari pilot serta koordinasi dengan otoritas bandara memastikan keselamatan seluruh penumpang dan awak pesawat. NESTYA

 

 

Editor : Imron Arlado
#kuala lumpur #bandara internasional soekarno-hatta #landasan pacu #pemadam kebakaran #awak pesawat #malaysia airlines #insiden darurat #otoritas penerbangan #korban jiwa #potensi kebakaran #bandara internasional kuala lumpur