Dari awal pertandingan, tim putri tetap bermain sesuai arahan pelatih. Main passing dengan teknik skill individu dan tak terjebak permainan lawan.
Akbar, pelatih Tim Putri Porprov Kota Mojokerto menuturkan jika pihaknya sudah menerapkan permainan untuk membendung lawan dengan teknik slow dan taktis.
"Intinya malam tadi pemain kita tak terpancing dengan permainan lawan yang cepat, sehingga lawanlah yang tak bisa membawa gerakan bola," paparnya.
Elwie Wijaya, bidang prestasi di Perbasi Kota Mojokerto mengatakan strategi kali ini memang berbeda dengan permainan tim putra. Dan alhasil unggul 10 poin hingga babak terakhir dengan hasil kemenangan 40-50.
"Ini yang dari awal harus diterapkan dari awal pertandingan. Mental pemain sudah terbangun dan permainan kita tak terbaca lawan," jelasnya. (rif/fen)
Editor : Fendy Hermansyah