JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Artis lawas Indonesia, Tri Retno Prayudati, yang akrab disapa Nunung, membagikan kisah hidupnya yang penuh lika-liku sebagai penopang utama keluarganya dalam sebuah podcast kanal YouTube milik Deddy Corbuzier.
Di tengah bertambahnya usia dan tengah menjalani pengobatan, dalam podcast tersebut Nunung mengungkapkan bahwa ia masih harus berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan anggota keluarganya karena adik-adiknya masih banyak yang belum memiliki pekerjaan, meskipun mereka sudah berkeluarga.
"Saya bukan hanya hidup dengan suami, tapi ada banyak keluarga yang harus saya tanggung. Saya ini tulang punggung keluarga. Adik-adik saya belum bekerja, mereka punya anak tujuh. Memang ada istrinya yang bekerja, tapi kan adik saya laki-laki," ujar Nunung.
Ia mengaku telah menanggung beban keluarga bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir, tetapi selama puluhan tahun lalu ketika ia masih aktif tampil bersama Srimulat.
Sejak lama, teman-teman Nunung telah menyarankan agar ia tidak terlalu membiasakan keluarganya bergantung padanya. Namun, karena rasa iba, pelawak yang lahir di Surakarta tersebut tetap merasa bertanggung jawab terhadap keluarga besarnya.
"Saat saya masih muda, saya sering diingatkan teman-teman di Srimulat. Dari remaja sampai sekarang, mereka tahu saya adalah tulang punggung keluarga. Mereka bilang, 'kami tidak melarang kamu membantu keluarga, apalagi itu amanah ayah, tapi jangan terus-menerus memberi umpan'," sambungnya.
Nunung membeberkan bahwa adik-adiknya pernah berusaha mencari pekerjaan, tetapi tidak berhasil. Karena itulah, ia tetap menjadi tumpuan utama bagi keluarganya.
"Saya sudah coba, Mas. Banyak saran yang saya terima. Saya kasih kail, tapi nggak ada yang berhasil. Akhirnya, ya sudah. Sampai sekarang, hidup saya cuma untuk keluarga," jelasnya.
Nunung pernah menikmati masa kejayaan dengan banyaknya pekerjaan di televisi. Namun, kasus narkoba pada 2019 dan pandemi COVID-19 membuatnya kehilangan hampir seluruh penghasilannya.
"Tahun 2019, lalu datang COVID-19, semuanya habis. Tapi hidup harus terus berjalan. Bukan hanya soal makan, tapi juga untuk biaya berobat, uang jajan anak-anak saya, adik-adik, keponakan yang kuliah dan sekolah," ungkapnya.
FITRI
Editor : Imron Arlado