JAWA POS RADAR MOJOKERTO – PT Produksi Film Negara (PFN) milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini diketahui pernah merilis program televisi Si Unyil yang mengedukasi anak-anak dengan cerita serunya.
Program televisi Si Unyil merupakan garapan PT PFN pada tahun 1981 yang kemudian dilanjutkan dengan Animasi Petualangan Si Unyil tahun 2019.
Tak hanya Si Unyil (1981) dan Animasi Petualangan Si Unyil (2019), nampak nya PT PFN telah banyak merilis film-film ternama. Simak di bawah ini.
Film Bukan Sekedar Kata Kasar (2022)
Film dengan genre drama ini menceritakan tentang seorang pelajar yang terburu-buru pulang dari sekolah karena ia merasa lapar. Namun perjalanan menuju ke rumahnya tak berjalan dengan mulus ia dihadang oleh preman untuk dipalak.
Di waktu yang sama, datanglah seorang penjual bajingan. Preman merasa salah paham dengan sebutan “bajingan” tersebut. Namun ternyata itu adalah nama makanan yang dijual oleh pedagang tersebut. Akhir cerita dari film ini menjelaskan tentang sejarah singkat makanan bajingan itu.
Film Surat untuk Bidadari (1994)
Film garapan PT PFN selanjutnya yakni Surat untuk Bidadari. Film ini menceritakan tentang seorang anak yang mempercayai bahwa malaikat (bidadari) itu nyata.
Anak tersebut menuliskan surat kepadanya namun tak pernah mendapat jawaban dari bidadari tersebut.
Baca Juga: Earth Arcade Season Ketiga Akan Tayang Bulan Depan, Dimanakah Lokasi Syutingnya?
Anak itu bernama Lewa, ia dikenal sebagai anak yang periang dan aktif. Namun pada saat ia berumur 9 tahun ia harus kehilangan ibunya.
Lewa yakin bahwa desa tempat ia tinggal dijaga oleh malaikat di sana, oleh karena itu ia mengirim surat setiap hari kepada malaikat tersebut.
Film Harmonikaku (1979)
Film yang disutradarai oleh Arifin C Noer ini menceritakan seorang anak yatim piatu bernama Sani yang tumbuh besar di sebuah desa bersama neneknya. Sani merupakan anak yang berbakat dan ia berpotensi akan berkembang jika sekolah di Jakarta.
Guru sekolah Sani meminta agar ia pergi bersekolah di Jakarta. Akhirnya dengan perasaan berat hati Sani meninggalkan desanya demi belajar lebih giat lagi di Jakarta.
Suasana lingkungan kota membuatnya ingin mencoba hal-hal baru di sana, termasuk keinginan memiliki harmonika.
Itulah beberapa film garapan dari PT PFN masih banyak lagi film pendek ataupun film klasik hasil karya PT PFN.
Beberapa di antaranya yakni Serangan Fajar (1982), Pelangi di Nusa Laut (1992), Yuyun Pasien Rumah Sakit Jiwa (1979), Si Melati (1954), Belenggu Masyarakat (1953) dan masih banyak lagi. LAILA
Editor : Imron Arlado