Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Batik di Lebaran 2025, Masih Tren atau Mulai Ditinggalkan?

Imron Arlado • Rabu, 12 Maret 2025 | 03:01 WIB
Batik di Lebaran 2025, Masih Tren atau Mulai Ditinggalkan?
Batik di Lebaran 2025, Masih Tren atau Mulai Ditinggalkan?

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Hari Raya Idul Fitri semakin dekat, menjadi momen yang dinanti untuk merayakan kebersamaan dengan keluarga dan orang-orang tercinta. Seiring dengan itu, tren busana Lebaran pun kembali menjadi sorotan.

Untuk Lebaran 2025, batik diprediksi tetap menjadi salah satu pilihan utama dalam berbusana. Karena sejak lama, batik telah menjadi bagian penting dalam budaya berpakaian masyarakat, khususnya pada momen-momen spesial seperti Lebaran.

Motif etnik khas Indonesia ini terus diminati, terutama dalam bentuk sarimbit atau busana couple yang memberikan kesan serasi saat dikenakan bersama keluarga.

Selain melestarikan warisan budaya, penggunaan batik saat hari raya juga menjadi simbol kebanggaan terhadap kekayaan seni tekstil Indonesia.

Kini, tren batik semakin berkembang dengan desain yang lebih modern dan inovatif.

 

 

Brand lokal menghadirkan batik dengan bahan berkualitas tinggi yang nyaman digunakan sepanjang hari, baik saat bersilaturahmi maupun berkumpul bersama keluarga.

Para desainer banyak yang berbondong-bondong menghasilkan koleksi batik terbaru untuk 2025 dengan sentuhan modest wear, menciptakan berbagai inspirasi fashion Ramadan yang patut dijadikan pilihan.

Berbagai inovasi terus dilakukan, seperti menghadirkan berbagai motif dengan desain minimalis yang elegan membuat batik tetap relevan di dunia fashion.

Model busana batik untuk Lebaran 2025 yang diprediksi populer adalah blouse batik dengan aksen ruffle, tunik batik panjang dengan potongan asimetris, hingga gamis batik dengan detail minimalis menjadi pilihan populer bagi perempuan agar menciptakan kesan lebih modern dan stylish.

 

Sementara itu, bagi pria, kemeja batik lengan panjang dengan motif klasik hingga setelan kasual batik yang lebih modern semakin diminati. Selain tampil elegan, pilihan model ini juga memberikan kenyamanan saat dikenakan sepanjang hari.

Tahun ini, warna busana yang lembut dan alami lebih mendominasi, seperti palet pastel, earth tone, serta warna klasik seperti biru navy dan merah marun. Warna-warna tersebut menciptakan tampilan yang elegan dan menenangkan, sejalan dengan nuansa bulan suci. 

 

 

Di sisi lain, sentuhan emas dan krem tetap menjadi favorit bagi mereka yang ingin tampil mewah dan berkelas.

Para perajin batik dari berbagai daerah, seperti Batik Tabinaco, Batik Sidoarjo, dan Batik Jawa Timur, banyak mengadopsi kombinasi warna-warna tersebut dalam kain batik bermotif khas yang mencerminkan kekayaan budaya Indonesia.

Dengan desain yang semakin modern, batik tidak hanya mempertahankan unsur budaya, tetapi juga tampil lebih trendi dan sesuai untuk berbagai usia.FITRI

Editor : Imron Arlado
#fashion ramadan #khas indonesia #Sarimbit Keluarga #modest wear #lebaran 2025 #berkualitas tinggi #motif batik #brand lokal #Tren Busana Lebaran