Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Sritex Bangkrut, kini Aset Kekayaan Iwan Kurniawan Lukminto Jadi Sorotan, Berikut Daftar Bisnis Iwan Lukminto

Imron Arlado • Jumat, 7 Maret 2025 | 05:08 WIB
Sritex Bangkrut, Kini Aset Kekayaan Iwan Kurniawan Lukminto Jadi Sorotan, Berikut Daftar Bisnis Iwan Lukminto, sumber foto: ik.lukminto
Sritex Bangkrut, Kini Aset Kekayaan Iwan Kurniawan Lukminto Jadi Sorotan, Berikut Daftar Bisnis Iwan Lukminto, sumber foto: ik.lukminto

 

JAWA POS RADAR MOJOKERTO - Ramai diperbincangkan PT Sri Rejeki Isman Tbk resmi tutup permanen sejak 1 Maret 2025, warganet soroti bisnis yang dimiliki Iwan Lukminto.

Kekayaan Iwan Kurniawan Lukminto kini kembali disorot setelah berita tentang kebangkrutannya akibat utang yang dimiliki mencapai Rp 25 triliun di berbagai bank baik di dalam maupun luar negeri.

Sritex telah mengalami kerugian sejak tahun 2021, selama empat tahun mengalami kerugian secara terus menerus, akhirnya Sritex dinyatakan tidak dapat beroperasi kembali.

Meskipun perusahaan tekstilnya mengalami kebangkrutan, Iwan Kurniawan Lukminto kini menjadi perhatian publik karena beberapa aset kekayaan yang dimilikinya. Beliau juga masih dikenal sebagai salah satu konglomerat di Jawa Tengah maupun dalam tingkat nasional.

Selain perusahaan tekstil yang dimilikinya, Iwan Kurniawan Lukminto juga memiliki beberapa bisnis yang masih beroperasi di berbagai wilayah, berikut daftar aset dan bisnis yang dimiliki oleh Iwan Kurniawan Lukminto dan keluarga.

  1.     Tekstil

PT Sri Rejeki Isman atau yang sering dikenal dengan sebutan Sritex ini berdiri sejak tahun 1966. Sebelum mengalami kebangkrutan, Sritex dulunya adalah  salah satu perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara.

  1.     Gedung Olahraga

Selain perusahaan tekstil Iwan Kurniawan Lukminto juga memiliki Gedung Olahraga di Solo. GOR ini selalu menjadi pilihan utama untuk acara pertandingan bola voli, basket, dan acara olahraga lainnya.

GOR Sritex biasanya juga menjadi venue di berbagai event, seperti Pekan Paralimpiade Nasional XVII yang diadakan di Solo pada tahun 2024.

 

 

  1.     Hotel

Melalui anak perusahaannya PT Wisma Utama Binaloka, keluarga Iwan Kurniawan Lukminto mempunyai sekitar sepuluh hotel yang terletak di berbagai daerah yakni, Solo, Yogyakarta, dan Bali.

Hotel yang mereka kelola di daerah Yogyakarta dan bali antara lain, Diamond Hotel, Grand Orchid, @Hom, Holiday Inn Express. Lalu, untuk di daerah Solo ada Horison dan Solo Mansion.

Di tahun 2013, PT Sri Rejeki Isman Tbk tercatat di Bursa Efek Indonesia sebagai Perusahaan yang ikut beroperasi di bidang sektor perhotelan.

  1. Museum

Keluarga Iwan Kurniawan Lukminto juga memiliki museum pribadi yakni, Tumurun Private Museum. Dimana, museum ini memamerkan tentang seni instalasi, seni kontemporer, lukisan, dan koleksi mobil antik.

Museum ini didirikan sebagai bentuk penghormatan kepada Lukminto, sang ayah  seorang kolektor seni. Sebelumnya, museum ini hanya dinikmati oleh keluarga saja, kini museum ini telah dibuka untuk umum dengan sistem berbayar.

  1.     Industri Kertas

Melalui PT Sriwahana Adityakarta Tbk, keluarga Lukminto juga memiliki bisnis di industri kertas yang memproduksi berbagai produk kertas seperti, karton box, paper tube, dan paper cone.

  1.     Investasi dan Grosir

Melalui perusahaan Golden Legacy Pte Ltd dan Golden Mountain Textile, Trading Pte Ltd, keluarga Lukminto memiliki investasi dan perdagangan grosir yang beroperasi di Singapura.

 

 

Perusahaan tersebut berfokus pada investasi dan perdagangan grosir, memperluas jangkauan bisnis mereka ke pasar internasional.AINI/ADINDA

 

Editor : Imron Arlado
#industri kertas #mengalami kebangkrutan #Iwan Lukminto #gedung olahraga #PT Sri Rejeki Isman Tbk #aset kekayaan #mengalami kerugian