JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Penderita gastroesophageal reflux disease (GERD) atau biasanya disebut dengan asam lambung tidak boleh melewatkan waktu makan. Puasa Ramadhan tentunya menjadi tantangan berat bagi penderita GERD.
Apabila tidak memperhatikan pola makan yang sehat, penderita GERD akan mengalami gejala nyeri ulu hati, rasa terbakar di dada, sampai rasa asam di mulut. Kondisi ini tentunya akan membuat tidak nyaman dan mengganggu kelancaran ibadah puasa Ramadhan.
Karena itu, penting bagi orang yang menderita penyakit ini menjaga kesehatan ekstra selama berpuasa. Penderita GERD dapat mengantisipasi gejala tersebut dengan menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat.
Ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menghindari asam lambung naik saat berpuasa, seperti memilih makanan yang sehat dan aman untuk lambung, menjaga porsi makan yang pas dan menghindari aktivitas yang dapat memicu naiknya asam lambung.
Jaga Pola Makan dan Gaya Hidup Sehat
- Jangan Melewatkan Makan Sahur
Makan sahur sangat penting untuk mempersiapkan tubuh sebelum berpuasa, melewatkan makan sahur dapat memicu naiknya asam lambung karena perut kosong. Makan sahur sedekat mungkin dengan waktu imsak, sekitar 15-20 menit sebelumnya.
Baca Juga: Mudik Nyaman Tanpa Biaya! Jasa Raharja Sediakan 21 Ribu Kuota Mudik Gratis, Simak Detailnya
- Pilih Makanan dengan Komposisi yang Tepat dan Mudah Dicerna
Pastikan memilih makanan yang seimbang dan tinggi serat, seperti sayuran dan buah-buahan. Serta makanan yang mengandung protein, seperti telur, ikan, tahu dan tempe. Konsumsi juga karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, roti gandum dan oatmeal.
- Makan Secara Bertahap saat Berbuka puasa
Pada saat berbuka puasa makan makanan yang ringan terlebih dahulu seperti minum air dan makan tiga kurma sesuai anjuran Rasulullah SAW. Jangan makan terlalu berat dengan porsi yang besar, karena itu akan membuat lambung bekerja keras dan memicu asam lambung.
Makan perlahan-lahan dengan porsi yang cukup untuk membantu lambung mencerna makanan dengan baik, hal ini juga dapat mengurangi resiko naiknya asam lambung.
- Hindari Makanan Pemicu GERD
Hindari makanan-makanan yang dapat menjadi pemicu naiknya asam lambung pada saat sahur dan berbuka. Hindari makanan seperti makanan pedas, makanan berminyak, mengandung asam, serta minuman yang mengandung kafein.
- Minum Air yang Cukup untuk Menjaga Hidrasi Tubuh
Perbanyak minum air pada saat malam hari sebelum sahur untuk mengganti cairan yang hilang pada saat puasa. Banyak minum air juga saat berbuka agar tetap menjaga hidrasi tubuh dan membantu sistem pencernaan.
- Lakukan Aktivitas atau Olahraga yang Ringan
Lakukan aktivitas atau olahraga yang sederhana untuk membantu tubuh tetap bugar dan sehat selama berpuasa. Hindari aktivitas berat, karena dapat memicu naiknya asam lambung.
Pilih waktu olahraga pada waktu sekitar 1-2 jam sebelum berbuka puasa atau 30 menit setelah makan sahur. Lakukan olahraga ringan seperti jalan kaki, bersepeda santai, peregangan atau latihan beban ringan. IZZAH/FITRI
Editor : Imron Arlado