JAWA POS RADAR MOJOKERTO – Film horor kembali yang bernama Desa Mati, film garapan dari sutradara Sipu Groso yang diangkat dari kisah nyata.
Desa Mati ditulis Bagaskara AP, Sipu groso, serta Oliva Irawan Chen. Desa Mati akan tayang pada 6 maret.
Film ini menyoroti suasana desa-desa mati yang masih menyimpan banyak kisah mistis yang masih belum terungkap. Dan ada banyak desa lainnya yang ditinggalkan oleh penduduknya karena adanya bencana atau akses jalan sulit.
“Yang membuat film itu menjadi menarik adalah ada anak gadis kecil yang tinggal disitu atau ditinggalkan di desa terbengkalai. Dan itu menjadi ide awal kita membangun cerita Desa Mati The Movie,” ujar Sipu Groso yang menjadi sutradara ditemui kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (25/2).
Fakta Fakta tentang Desa Mati
- Keisha Alvaro yang cedera saat syuting
Dia mengungkapkan tantangan yang dihadapi saat memerankan Arga dalam film Desa Mati adalah ” Kesulitan pertama untuk memerankan karakter Arga ini sebenarnya lebih ke ini kan, aku spil dikit yah, ini sempat ada perubahan cerita yang di awal Arga punya pacar, dan akhirnya bersahabat,” ujar Keisha Alvaro.
Tak hanya bisa menyesuaikan diri dengan perubahan cerita, Keisha telah mengatakan bahwa dirinya juga harus mendalami perannya dengan menghilangkan sifat nya yang kerap di minati banyak penggemar.
- Terinspirasi dari Kisah Nyata
Yang membuat tertarik dalam film Desa Mati ini adalah adanya anak yang tinggal di desa yang terbengkalai dan dia hidup sendirian. Ia di tinggal oleh penduduk desa itu dikarenakan akibat bencana dan akses jalan yang sulit.
Film Desa Mati The Movie bercerita tentang lima mahasiswa yang sedang liburan ke obyek wisata sendang yang viral. Namun perjalanannya menjadi berubah saat mereka tersesat di sebuah desa misterius yang tampak tidak berpenghuni..
Baca Juga: Ramadhan Penuh Berkah, Ini Fakta Menarik Tentang Bulan Ramadhan yang Harus Diketahui
- Lokasi Syuting Desa Mati
Lokasi syuting film DesaMati berlatar di sebuah desa mati yang sudah lama tertinggal, yang berada di Wonosari, Gunung Kidul, Yogyakarta.
Sipu Groso, sutradara dari film Desa Mati, menceritakan pengalaman-pengalaman selama di lokasi syuting. “ Jadi kita syuting berada di Yogyakarta, tepatnya berada di Gunung Kidul. Jadi kita syuting benar-benar di desa yang sangat pelosok. Sampai sinyal pun tidak ada,” ungkap Sipu Groso.
- Pesan Mendalam dalam Lirik
Selain membangun suasana mistis, kelam juga mengusung pesan yang menyentuh tentang keikhlasan yang menghadapi kehilangan. Lagu ini menggambarkan perpisahan dengan orang tercinta dan menerima takdir tuhan dengan lapang dada.
“ Lagunya sangat mengisahkan tentang manusia yang datang dan pergi. Kita harus bisa seikhlas mungkin apa yang sudah Tuhan tentukan. Itu pesan yang ingin aku sampaikan lewat lagu,” jelasnya.
- Proses Kreatif di Balik “ Kelam”
Kreatif Chia dalam menciptakan lagu Kelam memakan waktu sekitar dua mingguan. Ia mengaku bahwa ia mendalami film tersebut untuk memahami suasana horor yang ingin disampaikan, sehingga lagunya dapat menyatu dengan cerita.
“ Sebenarnya sih tidak ada kesulitan, Cuma lebih mendalami film ini saja. Aku nonton filmnya ini, terus aku bikin lagunya biar supaya suasana horornya benar-benar terasa. Alhamdulillah, terciptalah kelam,” ujar Chia.
Editor : Imron Arlado