Selama sebulan ke depan, mereka akan di drill untuk dipilih menjadi 15 pemain terbaik yang akan diturunkan di praporprov yang akan bergulir April nanti.
Dalam pembentukannya, Pengkot Perbasi Mojokerto turut mendatangkan sejumlah pemain yang selama ini eksis di beberapa tim luar kota.
Sebagian besar dari mereka sukses mengantarkan tim sekolah dan klubnya juara di kejuaraan level provinsi hingga nasional, seperti Popda, DBL hingga kejuaraan antarpelajar lainnya.
Mereka wajib berjibaku menunjukkan skill-nya bersama pemain-pemain lokal Kota Onde-Onde.
Sebelum nantinya akan dipilih 15 pemain terbaik yang siap turun di babak play off bulan depan.
’’Proses pembentukan sebenarnya sudah kami awali sejak Januari lalu sampai nanti jelang pertandingan praporprov,’’ ungkap Bendahara Pengkot Perbasi Mojokerto Oni Harmiono.
Di babak play off nanti, 12 dari 15 pemain akan diturunkan untuk bersaing melawan tim-tim daerah.
Khususnya di daerah metropolis yang memiliki tingkat persaingan paling sengit.
Yang mana, didominasi tim-tim langganan juara mulai dari Surabaya, Sidoarjo, Kota dan Kabupaten Malang, Kota Batu, Kota dan Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Mojokerto.
Menjawab tantangan itu, Oni optimistis anak asuhnya mampu menunjukkan permainan yang berkualitas dan lolos ke babak final Porprov di Malang, Juli nanti.
’’Kami akan tunjukkan seperti di Porprov VIII lalu yang masuk di babak 8 besar. khususnya di tim putri yang punya kans lebih besar,’’ pungkasnya. (far/fen)
Editor : Fendy Hermansyah