Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Bacaan Niat Puasa Ramadhan, Simak Tata Cara dan Waktu Membacanya di Sini

Imron Arlado • Sabtu, 1 Maret 2025 | 04:33 WIB
Bacaan Niat Puasa Ramadhan, Simak Tata Cara dan Waktu Menbacanya di Sini
Bacaan Niat Puasa Ramadhan, Simak Tata Cara dan Waktu Menbacanya di Sini

JAWA POS RADAR MOJOKERTO – menyambut bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, dimana puasa Ramadhan adalah ibadah yang wajib dijalankan oleh umat islam yang harus diawali dengan niat.

Niat puasa bisa diucapkan dari hati ataupun dilafatkan dengan lisan penuh kesadaran serta keikhlasan. Simak berikut ini bacaan niat puasa ramadhan, tata cara serta waktu yang disarankan untuk membacanya.

Lebih lanjut dalam Islam, niat adalah bagian penting dalam setiap ibadah. Berdasarkan hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, disebutkan bahwa setiap amal tergantung pada niatnya, serta seseorang akan mendapatkan hasil sesuai dengan niat yang ia tetapkan.

Lalu pendapat ini juga selaras dengan pemahaman mazhab Syafi’I yang menekankan bahwa niat adalah maksud dalam hati untuk mengerjakan suatu ibadah yang dibarengi dengan kesadaran penuh. Oleh sebab itu, niat puasa Ramadhan tidak boleh lupakan, sebab sebagai salah satu syarat sahnya puasa.

 

Bacaan niat puasa Ramadhan sebagai berikut:

Niat puasa Ramadhan adalah hal yang sangat penting bagi setiap Muslim. berikut dilansir melalui laman NU Online niat puasa Ramadhan:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta’ala.

Artinya: “Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala”

 

 

Inilah waktu yang dianjurkan untuk membaca niat

Kebanyakan ulama, terlebih dalam mazhab Syafi’i, berpendapat bahwa niat puasa wajib harus dijalankan mulai dari malam hari sampai sebelum waktu Subuh. Hal ini berdasarkan pada hadits Rasulullah SAW:

مَنْ لَمْ يُبَيِّتْ الصِّيَامَ قَبْلَ طُلُوعِ الْفَجْرِ فَلَا صِيَامَ لَهُ

 

 Artinya:
 "Barang siapa yang belum berniat (untuk puasa) di malam hari sebelum terbitnya fajar, maka puasanya tidak sah." (HR Ad-Daruquthni dan Al-Baihaqi).

Dengan hal itu, umat Islam dianjurkan untuk mengucapkan niat setiap malam sebelum berpuasa.

Walaupun begitu, sebagian ulama berpendapat bahwa seseorang yang sudah makan sahur dengan memiliki tujuan melaksanakan ibadah puasa, maka niatnya sudah dianggap puasanya sah.

 

Tata cara menjalankan puasa Ramadhan sebagai berikut:

Puasa Ramadhan mempunyai tata cara yang tak jauh berbeda dengan puasa sunnah, akan tetapi hukumnya wajib. Simak berikut ini langkah-langkahnya:

Niat dibaca sebelum waktu Subuh, baik dalam hati ataupun dilafatkan.

Sahur sebaiknya dilakukan mendekati waktu Subuh untuk memperoleh keberkahan.

Hal yang membatalkan puasa seperti makan, minum, serta tindakan yang bisa membatalkan puasa lainnya.

 

 

Menjauhi perbuatan tidak bermanfaat dan memperbanyak amal baik seperti membaca Al-Qur’an, bersedekah, serta berzikir.

Hal ini dianjurkan untuk menyegerakan berbuka dengan makanan yang manis, seperti kurma, yakni sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW. ADINDA

Editor : Imron Arlado
#1 ramadhan 2025 #puasa ramadhan 1446 h #bacaan niat puasa ramadhan #tata cara #Mazhab Imam Syafi'i #waktu imsak #nahdatlul ulama