Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Innalilahi! Pemkab Mojokerto Berduka, Direktur RSUD Prof dr Soekandar, dr Djalu Naskutub Tutup Usia

Khudori Aliandu • Sabtu, 1 Maret 2025 | 02:13 WIB

KENANGAN TERAKHIR: Almarhum dr Djalu Naskutub (dua dari kanan) saat mendampingi Bupati Mojokerto Muhamamd Albarraa check up kesehatan di RSUD Prof dr Soekandar sebelum berangkat  pelantikan.
KENANGAN TERAKHIR: Almarhum dr Djalu Naskutub (dua dari kanan) saat mendampingi Bupati Mojokerto Muhamamd Albarraa check up kesehatan di RSUD Prof dr Soekandar sebelum berangkat pelantikan.
KABUPATEN - Innalilahi Wainnailaihi Rojiun, Pemkab Mojokerto berduka. Direktur RSUD Prof dr Soekandar dr Djalu Naskutub tutup usia, Jumat (28/2).

Dokter umum ini mengembuskan nafas terakhir saat dalam penanganan medis di RSUD Dr. Saiful Anwar Malang akibat sakit stroke sumbatan pada otak (CVA Infark).

Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto Teguh Gunarko, membenarkan atas meninggalnya dr Djalu, Jumat (28/2) sekitar pukul 16.20 WIB.

Secara pasti pihaknya tak tau apa yang menjadi faktor berpulangnya Direktur RSUD Prof dr Soekandar Mojosari tersebut. ’’Informasi yang saya dapat, beliau sakit CVA INFARK (stroke sumbatan pada otak),’’ ungkapnya.

Peristiwa duka ini tentu membuat semua pegawai di lingkungan Pemkab Mojokerto berduka dan kehilangan. Selain almarhum dikenal sosok yang humble, juga orang yang bertanggung jawab.

Lebih lagi, kata Teguh, dr Djalu juga sempat menemaninya saat melangsungkan check up kesehatan sebelum akhirnya berangkat ke Jakarta mengawal pelantikan bupati dan wakil bupati.

’’Tentu kami semua merasa kehilangan. Satu minggu lalu (13 Februari), beliau juga sempat mendampingi bapak bupati untuk melakukan check up kesehatan di RSUD Soekandar sebelum berangkat ke Jakarta untuk agenda pelantikan,’’ tegasnya.

Nahasnya, sebelum akhirnya kembali bertemu di lingkungan Pemkab Mojokerto, takdir berkata lain. Saat dirinya di Jakarta, mendapatkan kabar jika dokter umum ini drop.

’’Sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, juga sempat dirawat di RSUD Soekandar. Kondisinya memang turun terus,’’ tuturnya.

Sesuai informasi yang didapat, Jumat malam jenazah akan dibawa pulang ke rumah di Japan Raya, Kecamatan Sooko dan esok harinya akan dimakamkan di Desa Pagerejo, Kecamatan Gedeg.

KENANGAN TERAKHIR: Almarhum dr Djalu Naskutub (kiri) dampingi Bupati Mojokerto Muhamamd Albarraa untuk check up kesehatan di RSUD Prof dr Soekandar sebelum ke Jakarta untuk pelantikan.
KENANGAN TERAKHIR: Almarhum dr Djalu Naskutub (kiri) dampingi Bupati Mojokerto Muhamamd Albarraa untuk check up kesehatan di RSUD Prof dr Soekandar sebelum ke Jakarta untuk pelantikan.

’’Kalau tidak ada perubahan, jenazah akan dibawa pulang malam ini ke rumah Japan, dan baru besok akan dimakamkan di tempat pemakaman umum di wilayah Gedeg,’’ pungkasnya.

Jajaran manajemen dan pegawai di RSUD Prof dr Soekandar juga sangat terpukul atas berpulangnya direkturnya.

’’Beliau termasuk pimpinan yang amanah dan sangat dekat dengan semua staf. Ciri beliau adalah mau terjun langsung dan menyapa semua staf rumah sakit,’’ ungkap Isbatuhul, jajaran manajemen rumah sakit.

Misalkan ketika ada masalah di unit, dr Djalu mau langsung mendatangi bersama jajaran manajemen untuk mencari solusi bersama-sama.

’’Semoga beliau mendapat tempat yang baik di sisi Allah SWT dan diterima segala amal baiknya. Untuk keluarga yang ditinggalkan juga diberi ketabahan,’’ tambahnya menegaskan. (ori/fen)

Editor : Fendy Hermansyah
#pemkab #Direktur #soekandar mojokerto #rsud #tutup usia #mojokerto