Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Lima Kali Beraksi, Penculik Anak Ditangkap dan Babak Belur di Mojokerto

Imron Arlado • Minggu, 16 Februari 2025 | 23:10 WIB

 

 

DIRINGKUS: Pelaku diamankan setelah terlihat petugas melintas di wilayah Kecamatan Pungging, Minggu (16/2).
DIRINGKUS: Pelaku diamankan setelah terlihat petugas melintas di wilayah Kecamatan Pungging, Minggu (16/2).

PUNGGING - Aksi meresahkan MH, 32, akhirnya terhenti. Pelaku penculikan anak di wilayah Mojokerto ini ditangkap polisi saat melintas di Desa Curahmojo, Kecamatan Pungging, Minggu (16/2).  MH yang sempat jadi bulan-bulanan warga dikeler petugas dalam kondisi babak belur.

 

Pria asal Tambaksari, Surabaya ini ditangkap tepat di pinggir jalan raya sekitar pukul 10.00. Pasalnya, MH erat kaitannya dengan sejumlah aksi penculikan anak di Kabupaten Mojokerto.

 

Penangkapan berawal ketika salah seorang anggota Unit Tipidum Satreskrim Polres Mojokerto yang sedang lepas dinas tak sengaja berpapasan dengan pelaku. MH langsung dicegat sebelum kabur lebih jauh.

 

 

"Anggota ini sedang berboncengan naik motor dengan istrinya. Pas lihat pelaku, langsung dikejar dan dihentikan," ujar Kapolsek Pungging Iptu Selimat, Minggu (16/2). MH ditangkap tanpa perlawanan. Warga yang dimintai tolong petugas mengamankan pelaku sempat menghadiahi MH dengan bogem mentah.

 

"Awalnya pelaku nggak ngaku. Kemudian ditunjukkan video yang kelihatan motornya itu, baru dia ngaku," ungkapnya. Di hadapan petugas, MH mengaku sudah beraksi lima kali di Mojokerto dan sekali di wilayah Sidoarjo. Seluruh korbannya bocah perempuan di bawah umur.

 

MH juga terindikasi menyetubuhi para korban selain menjarah perhiasannya. "Pelaku mengaku kalau dia juga melakukan tindak asusila pada korban. Kecuali korban TKP di Desa Balongmasin. Ada kecenderungan pedofil, karena pelaku sudah beristri," urai kapolsek.

 

Selimat menuturkan, kini MH dilimpahkan ke Satreskrim Polres Mojokerto untuk pengembangan. "Sebelum kita limpahkan ke polres, pelaku sempat kita keler ke tempat penjualan emas hasil curiannya di Kota Mojokerto. Selain itu, dia juga jual ke wilayah Krian dan Tulangan," tukas Selimat.

 

MH diduga kuat terlibat aksi penculikan bocah perempuan belakangan ini. Seperti siswi kelas 6 SD di Desa Balongmasin, Kecamatan Pungging pada 14 Februari lalu. Juga, siswi kelas 2 SDN Sawo 2 Kecamatan Kutorejo pada 24 Januari.

 

Korban yang masih berumur 8 tahun perhiasannya dirampas dan ditinggal sendirian di ladang tebu di Desa Bandarasri, Kecamatan Ngoro. Pada 12 Januari, siswi kelas 2 MI asal Desa Sumolawang Puri, jadi korban penculikan. Setelah anting emasnya dirampas, korban ditinggal pelaku di persawahan Desa Sumberwono, Kecamatan Bangsal. (vad)

 

Editor : Imron Arlado
#Polsek pungging #sidoarjo #mojokerto #babak belur #penculikan anak