Berita Daerah Berita Terbaru Ekonomi Bisnis Event JPRM Features Figur Hukum & Kriminal Jangan Baca Journey Kelana Desa Kesehatan Lifestyle Misteri Mojokerto Nasional Olahraga Pendidikan Peristiwa Politik Politik & Pemerintahan Ramapedia Sambel Wader Sejarah & Mojopedia Seni & Budaya Sportmojok Wisata & Kuliner

Diskon Tarif Listrik Akan Berakhir Maret 2025, Sisa kWh Bakal Hangus? Begini Penjelasan PLN

Imron Arlado • Jumat, 14 Februari 2025 | 22:33 WIB
Syarat dan Ketentuan Mendapatkan Diskon Token Listrik Sebesar 50 Persen dari PLN, Simak Rinciannya
Syarat dan Ketentuan Mendapatkan Diskon Token Listrik Sebesar 50 Persen dari PLN, Simak Rinciannya

JPRM - PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah mengumumkan bahwa diskon tarif listrik yang diberikan sepanjang bulan Februari 2025 akan segera.

Diskon ini telah dinikmati oleh berbagai pelanggan rumah tangga dengan daya terpasang 450 VA, 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA.

Dengan diskon 50 persen yang ditawarkan, pelanggan prabayar berkesempatan untuk membeli token listrik dengan harga setengah dari biasanya.

Misalnya, jika biasanya mereka harus membayar Rp 100.000 untuk token 100 kWh, selama periode diskon ini, mereka hanya perlu membayar Rp 50.000 untuk jumlah kWh yang sama.

Alternatif lainnya, pelanggan juga dapat membeli token dengan harga biasa untuk mendapatkan jumlah kWh dua kali lipat dari biasanya.

Namun, muncul kekhawatiran di kalangan pelanggan mengenai sisa kWh yang dibeli pada periode diskon tersebut. Banyak yang bertanya-tanya apakah sisa kWh yang tidak terpakai pada bulan Februari akan hangus setelah periode diskon berakhir.

 

 

Menanggapi kekhawatiran ini, Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN, Gregorius Adi Trianto, memberikan klarifikasi.

Ia menjelaskan, sisa kWh listrik yang dibeli selama periode diskon tidak akan hangus dan masih dapat digunakan pada Maret dan seterusnya.

Hal ini berarti bahwa pelanggan tidak perlu khawatir tentang sisa kWh yang tidak terpakai, karena mereka masih bisa memanfaatkannya di bulan-bulan berikutnya.

Selain itu, PLN juga menegaskan bahwa nomor token yang belum diinputkan ke kWh meter juga tidak akan hangus. Nomor token tersebut dapat disimpan dan digunakan kapan saja selama tidak melebihi batas transaksi tertentu.

PLN menjelaskan bahwa token listrik tidak memiliki masa aktif yang tetap, namun akan kadaluarsa jika tidak digunakan dalam 50 kali transaksi berikutnya.

Oleh karena itu, pelanggan dapat menyimpan nomor token yang belum diinputkan dan menggunakannya kapan saja, selama masih dalam batas 50 kali transaksi.

 

 

PLN mengajak pelanggan untuk memanfaatkan sisa diskon yang ada sebelum periode berakhir dan memastikan bahwa mereka memiliki pemahaman yang jelas mengenai aturan penggunaan token listrik.

Dengan demikian, pelanggan dapat memanfaatkan manfaat diskon ini seoptimal mungkin tanpa khawatir kehilangan sisa kWh yang tidak terpakai. #

Editor : Imron Arlado
#perusahaan listrik negara #diskon token listrik #diskon 50 persen #Token listrik pln #PLN